Gema takbir berkumandang.alunan merdunya menyentuh relung hati yang paling dalam.membuat dada sesak.haru.bahagia,sedih,bercampur menjadi satu.
Bahagia karena sudah menyelesaikan ibadah puasa ramadhan.tapi sedih karena bulan penuh rahmat telah berlalu.menyesal disebabkan sangat kurangnya amal ibadah.sehingga ada perasaan menohok pedih saat mengucapkan "minal 'aizin wal faaizin"..benarkah kita telah kembali suci dari dausa?wajarkah kita mengatakan demikian setelah apa yang kita persembahkan selama bulan suci??
Kita bukan lagi anak-anak yang senang saat memakai baju baru saat lebaran.kita sudah melewati masa-masa itu.sekarang masa kita untuk merenung.bermuhasabah sejenak dimalam mulia.di malam sisa keberkahan.malam yang sepatutnya kita isi dengan zikir dan takbir.meresapi dengan sepenuh hati makna satu persatu kalimat takbir dengan untaian doa dan harapan..
"Terimalah amalan hamba selama ramadhan.wahai Zat yang maha Agung.Zat maha Mulia.Zat maha besar.zat yang menepati janji tanpa pernah mengingkari.zat yang menghancurkan segala musuh-musuhMu"..