Teknik Sederhana Dalam Produksi Sebuah Video Klip
Video klip atau disebut juga dengan video musik adalah sebuah video yang yang diiringi alunan musik atau lagu. Video klip juga dikatakan sebagai sebuah film pendek ataupun video pendek yang diiringi oleh alunan musik, karena di dalamnya menampilkan cerita dan ekpresi untuk menyampaikan pesan serta maksud dari sebuah lagu melalui media audio visual.
Sekarang ini, sebuah lagu sangat membutuhkan video klip untuk memudahkan proses promosi sebuah mahakarya. Sebab, penikmat musik akan lebih tertarik untuk menikmati musik yang ada video klipnya ketimbang menikmati hanya bentuk audio atau mp3-nya saja.
Ada beberapa hal sederhana yang perlu diperhatikan dalam proses produksi video klip khususnya untuk tim produksi.
Script Video
Sebelum terjun ke proses penggarapan, sangat penting bagi tim produksi khususnya director, untuk mempersiapkan sebuah script video sebagai konsep atau panduan dalam menerjemahkan lirik lagu menjadi sebuah bentuk visual. Di samping itu juga, script ini berfungsi sebagai panduan untuk tim produksi dilapangan agar lebih terarah ketika penggarapan video seperti lokasi, peralatan, jadwal, timing video, adegan, kostum serta aksesoris.
Sebagai pemula, bentuk script boleh dibuat secara sederhana yang kira-kira bisa membantu ketika proses produksi.Shot Master Video
Shot master sangat diperlukan dalam proses syuting video klip untuk mengantisipasi kekurangan stok video. Ketika bentuk shot video seperti close up, medium shot, follow, tidak cukup saat proses editing, shot master ini menjadi backup untuk mengisi kekosongan atau kekurangan video.
Ada beberapa cara sederhana untuk pengambilan master video. Anda cukup meletakkan kamera di tripod dengan posisi full shot, kemudian mintalah player musik atau talent untuk melipsinc atau perform lagu secara full beberapa kali pengulangan. Anda juga boleh merubah beberapa posisi angle kamera untuk memperkaya stok gambar juga untuk menghindari kesan menoton.Gambar Transisi
Gambar transisi adalah gambar-gambar yang menampilkan objek-objek tertentu yang ada di sekitar lokasi syuting video klip. Biasanya, digunakan sebagai stok gambar untuk memindahkan scene pertama ke scene selanjutnya. Jenis shot yang digunakan adalah shot close up. Ini merupakan cara yang sederhana untuk mengantisipasi terjadinya jumping gambar dalam setiap perpindahan scene. Selain itu, jika menemukan gambar yang shake, bisa disiasati dengan menampilkan insert gambar transisi.
Demikian tips sederhana dari saya untuk memudahkan teman-teman dalam menggarap sebuah video klip. Semoga bermanfaat. Jika ada yang mau bertanya atau sharing, boleh singgah di kolom komentar. Terima kasih.
Salam Cinema,
Alpha Indonesia.