Manusia makhluk ciptaan Tuhan yang paling istimewa, manusia di utamakan sebagai makhluk yang berpotensi pandai dalam mengolah perasaan dan pikiran. Maka sekali-kali pikiran perlu untuk terbebas dari ruang dan waktu untuk merasakan kebebasan. Perasaan tidak boleh di paksa sehingga kita harus memberikan kepadanya tenang dan tentram.
Setiap hari pikiran dan perasaan di penuhi oleh beban. Dia menoleh ke masa lalu dan dia pula yang menatap masa depan yang indah dan cerah, dengan perasaan kita bisa mencium masa lalu dan masa depan, dan perasaan juga mendengar apa yang ingin kita katakan. Tidak luput dari waktu dia selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada kita. Namun apa yang kita berikan kepadanya?, Dia tidak meminta banyak hal pada kita, hanya luang waktu yang dia inginkan untuk rileks sejenak.
Pikiran dan perasaan kita memang tidak pernah menagih apapun dari kita, dia hanya membutuhkan waktu sejenak untuk kebebasan. Untuk mencari udara segar, agar dia bisa memberikan yang terbaik untuk masa depan kita, dia tidak mau di paksakan, karena dia tahu apa yang terbaik untuk kita nanti.
Kesimpulannya:
Berilah kebebasan untuk perasaan dan pikiran, kita tidak boleh membebankan dia. Karena dialah yang bisa mencium masa lalu dan masa depan kita.
Terima Kasih Telah Membaca
SALAM KOMUNITAS STEEMIT INDONESIA