Kelak, tulisanku akan kau baca
Disaat matamu mulai meraba
Ketika keriput kulitmu mulai nyata
Saat deru nafas semakin reda.
Kau abadi dibait puisi
Aku fana dalam lupa.
Kau pelupa...
Lupa mencerna, gagal menyapa
Gerak gerik jariku.
Menyuratkan rindu kepadamu
Aku mampu, tanpa ragu
Sampai dihari ini.
Saat kau sedang memegang kertas ini
Kau masih terlihat sama...
Ditatapku, dirasaku.
(Yuknga:75)
23 Maret 2018