Alam yang indah termasuk rahmat Tuhan bagi siapa saja yang mensyukurinya
Seperti hangatnya mentari yang memercakkan kilauan mutiara di atas lautan,
Deburan ombak yang seirama,
Pasir putih yang bersahaja,
Menjadi satu lukisan Tuhan dalam bingkai kehidupan kita.
Dalam postingan ini saya ingin membagi informasi tentang destinasi wisata yang berada di kota Sabang. Salah satu kota yang berada di Provinsi Aceh, terletak di ujung barat Pulau Sumatera, yang terdiri dari beberapa pulau yaitu Pulau Rondoh, Rubiah, Seulako, Klah dan Weh.
Namun yang ingin saya bagikan pada tulisan ini adalah destinasi tersembunyi yang terdapat di Pulau Weh dimana masih sangat jarang di kunjungi oleh wisatawan berhubung akses jalan yang sulit di lewati serta turunan bukit yang masih terjal, namun memiliki pesona alam yang sangat indah.
Air Terjun Pria Laot
Air Terjun Pria Laot ini terletak di kaki Gunung Sarung Keris, bagian selatan Kota Sabang, dengan jarak tempuh sekitar 12 Km dari pusat Kota Sabang.
Untuk menemukan lokasi ini kita bisa menggunakan kendaraan bermobil, sepeda motor atau tranportasi umum lainnya.
Setelah sampai disana, terdapat pula area parkir yang dikelola oleh penduduk setempat. Kemudian kita harus menyusuri kembali jalanan setapak, kurang lebih 1 Km perjalanan, melewati pinggiran sungai yang mengalir tenang, bebatuan yang tersusun alam, yang memberikan pengalaman alam menarik bagi para wisatawan yang ingin berkunjung kesana.
Berikut cuplikan video perjalanan saya menuju Air Terjun Pria Laot
Air Terjun Pria Laot merupakan destinasi wisata alami yang masih tersembunyi di Pulau Weh, saya sangat merekomendasikan tempat ini sebagai salah satu tujuan wisata anda yang ingin berlibur ke Kota Sabang
Gua Sarang
Gua Sarang ini terletak di Gampong Iboih, Kecamatan Sukakarya, dengan jarak tempuh sekitar 28 KM dari pusat Kota Sabang,
Sebenarnya lokasi ini berada di area perkebunan warga, tepatnya di lereng bukit, sehingga kita harus membayar biaya restribusi Rp.5000/Orang untuk biaya sekali masuknya.
Sebenarnya untuk menuju lokasi Gua Sarang ini kita harus menuruni bukit dengan medan yang sedikit terjal, saran saya gunakan sepatu atau sandal yang benar-benar memiliki tapak yang baik, sehingga kita aman dan nyaman dalam menyusuri destinasi wisata yang tersembunyi ini
Demikian yang dapat saya bagikan tentang destinasi wisata yang masih jarang dikunjungi di Pulau Weh ini. Semoga tulisan ini bermanfaat, terus mendukung destinasi wisata lokal, sehingga Aceh lebih dikenal di mata dunia.
Model : Saya dan Istri
Salam kompak Steemit Indonesia :)