Ini adalah berita tahun 2017 dimana Nicolas Maduro menyatakan negaranya kesulitan membayar hutang.
Dan beberapa hari ini kita menyimak Venezuela sedang berada dalam krisis parah yang bakal menjerumuskan negara itu dlm kehancuran.
Akibat krisis ini, rakyat Venezuela kesulitan untuk sekedar membeli makanan. Dikabarkan, banyak anggota keluarga yg terpisah. Sebagian mengungsi ke Peru.
Tidak diragukan lagi, sistem riba yg dijalankan korporasi kapitalisme global betul-betul telah menjadi malapetaka bagi umat manusia.
Mereka menghutangkan negara negara berkembang yang jangankan pokok utangnya sulit dibayar, bunganya saja mencekik leher.
Maka lucu kalau kita masih menganggap bisa membangun negara dengan hutang.
Belajar dari Venezuela, semoga menjadi catatan kepad para calon pemimpin Indonesia agar menghentikan hutang!
Agar berfikir serius utk membayar hutang yang sudah ada, bukan menambah lagi.