"Ketahuilah, nikmatnya kopi di tangan peraciknya. Kopi boleh sama hitam tapi cara seduh yang berbeda akan melahirkan rasa yang berbeda pula. Layaknya cinta, aku dan mereka memiliki cara yang beda. Kopi hitamku pahit tanpa ada pemanis dan kopi pahit tulus memberikan rasa manisnya. Tidak percaya?, coba seruput ia pelan-pelan maka diakhirnya akan terasa manis. Ketimbang ditambah pemanis namun sepahnya terasa pahit" (Seniman Bisu).
"Sebagaimana kopi, kupertahankan nikmatnya, dan menikmati setiap kenikmatan yg tersaji disitu, sesuatu yg mendalam, seperti filsafat" (Kutipan Bah Google).