Bagaimana perasaanmu jika ada orang yang kamu anggap nyebelin setiap hari ada bersamamu. Atau kamu sendiri termasuk tipikal manusia nyebelin itu. Tentu kita tidak nyaman berada didekatnya dan buru-buru ingin enyah dihadapannya.
Sebenarnya bukan orangnya yang membuat kita menjadi sebal, tapi lebih kepada tingkah dan perilakunya yang membuat kita tidak tahan. Siapakah manusia yang nyebelin banget itu?
Merusak Kegembiraan Orang Lain
Misalnya kamu lagi senang-senangnya mendapatkan kiriman bunga dari seseorang yang kamu sukai. Lantas datang si manusia nyebelin seenaknya bilang “kok bunganya jelek baget sih, pasti yang ngasih belinya diperempatan jalan itu”.
Bagaimana rasanya perasaanmu saat ada orang yang blak-balakan mengatakan seperti itu? Pasti hatimu hancur berkeping-keping, di tengah moment yang seharusnya bahagia ini.
Supaya kamu tidak menjadi perusak kebahagiaan orang, cobalah untuk menghargai setiap kebahagian yang dimiliki orang lain. Jika kamu memang tidak suka atau kamu anggap salah dengan kebahagiaan itu, bicarakan kepadanya setelah moment puncak itu. Artinya setelah emosinya kembali stabil dan mau menerima masukan darimu.
Nggak Mau Kalah
Manusia nyebelin berikutnya ialah mereka yang tidak mau kalah, selalu menganggap pendapatnya yang paling benar, meskipun bukan dia yang mengalaminya.
Ini biasanya sering terjadi di dalam kelas saat diskusi kelompok. Ada saja orang yang sok-sok caper dan mempertahankn argumennya meskipun sudah diberi penjelasan panjang lebar. Kalau sudah begini, siap-siap deh kamu bakalan dijauhi oleh teman-temanmu.
Nggak Lihat Sikon
Hampir sama sih dengan mereka yang nggak mau kalah, tapi yang ini lebih parah lagi. Bicara tanpa melihat timing, nggak tahu waktu, dan momen yang tepat. Misalnya kamu lagi dalam keadaan berduka karena ponselmu kemalingan, tiba-tiba ada yang mempersentasikan MLM dengan semangat 45 kepadamu. Tambah kesal jadinyakan?
Biang Gosip
Kamu perlu berhati-hati dengan manusia yang tipikal ini. Di depan semanis madu, tapi dibelakngmu semua rahasiamu akan menjadi konsumsi publik, berkat kelihaiannya dalam meramu cerita tentangmu.
Aku juga merasa terganggu bila ada yang bergosip di sampingku atau kepadaku. Kejelakan demi kejelakan orang terus diumbar, sehingga tidak ada pembahasan lain yang lebih berguna selain nge-gosip.
Bila kamu menemukan orang seperti ini, mending diam saja deh, daripada ikut nimbrung yang membuat pahalamu terus berkurang.
Banyak Nanya
Tipikal ini mereka yang sebenarnya sudah tahu jawabannya tapi bertanya lagi. Sudah jelas-jelas kamu mengibas-ngibaskan tangan karena asap rokoknya, eh malah dia nanya lagi “nggak bisa kena asap rokok ya mbak?”.
Atau mungkin kamu sedang kepanasan dan kehausan akibat teriknya matahari, terus tiba-tiba dia datang dan nanyain. “Panas ya mbak?” Ya ampun, bukannya dilakukan seseuatu seperti memberikan air minum atau menghidupkan pendingin ruangan, tapi malah nanya yang dia bisa melihat tanpa harus bertanya.
Basa basi? Mungkin bisa jadi, tapi ngga segitunya kali. Anak kecil pun tahu tanpa harus bertanya lagi tentang kondisi seperti ini. Jadi, jika kamu salah satunya tipikal ini, harus segera sadar diri.
Membanding-bandingkan
Setiap orang pasti risih jika dibanding-bandingkan dengan orang lain yang lebih dari dirinya. Nah, kadang ada orang yang suka banget mencari perbandingan tersebut, sampai dijelaskan sedetail-detailnya. “kok hidungmu pesek, besar lagi, nggak kayak adikmu hidungnya mancung”. Itu tentu membuat kita sakit hati.
Begitu juga dengan membandingkan seseorang dengan seseorang lainnya. Kamu pasti lihat meme yang bertebaran membandingkan tokoh Dilan yang sekarang lagi booming dengan Muhammad Al-fatih penakluk Kota Konstatinopel.
Jika keduanya nyata dan masih ada sekarang, tentu mereka tidak mau dibanding-bandingkan, karena setiap manusia itu unik. Jadi, buat kamu yang suka banding-bandingin orang, plis intropeksi diri karena yang dibandingkan tentu tidak menyukai hal itu.
Sok Kenal Sok Dekat
Bagaimana perasaanmu jika ada orang yang baru pertama kali jumpa sudah berbicara tentang pribadi. Bahkan dia berani menyentuh tangan, pundak, tas, dompet, atau HP mu. Pasti kamu ingin buru-buru kabur darinya karena kamu tidak mengenalnya.
Sok kenal sih boleh, tapi jangan sampai membuat orang merasa tidak nyaman dengan kamu. Apalagi menyangkut privasi orang lain, bisa-bisa kamu ditinggalin begitu saja atau tidak digubris sama sekali.
Itulah tipikal manusia yang nyebelin banget, yang membuat orang kesal, dan benci akan kehadirannya. Setelah mengetahui tipikal ini, coba renungkan tentang dirimu, apakah kamu termasuk salah satunya?
Jika ada, segera ubah perilaku tersebut, sebelum teman-temanmu menjauh darimu.