Kata orang traveling itu bikin senang.
Bagiku tidak..
Tidak salah lagi!
Tapi lebih dari pada itu, perjalanan memberiku banyak ruang berpikir, menerima hal-hal yang mungkin kurasa sulit, memberi ruang bertanya-tanya, bersyukur tentunya.
Aku suka berada di tempat baru dan asing. Duduk memperhatikan orang lalu lalang sambil makan ice cream.
Mengenai ice cream,
Sebenarnya target yang harus dicapai ketika traveling adalah mencicipi ice cream atau gelato di tempat tersebut. Terasa kurang kalau tidak kesampaian. Semacam ada yang hilang, lebay, kan? 😁
Ritual lain adalah mencicipi street food-nya. Kalau makanan berat apalagi nasi, biasanya tidak terlalu menggiurkan. Biasalah, tukang jajan malas makan. Kalau makanan berat memang harus unik dan tentu masih boleh dimakan. Ekstrim-ekstrim no lah ya. Masih waras kok.. 😅
Ritual penting lainnya adalah view yang menarik. Spot foto? Tentu! Sunset atau sunrise yang bikin tenang, gedung-gedung classic yang mengagumkan, warna-warni natural yang mengejewantahkan lelah kaki berjalan seharian.
Tempat berbelanja?
Biasanya bagi saya tempat berbelanja tidak terlalu menarik. Terlalu riuh dan padat. Kalau khusus buat mencari oleh-oleh, boleh lah, sebentar. Biasanya aku memang tidak pernah menargetkan oleh-oleh. Selain budget terbatas, traveling bagiku jangan diributkan oleh pernak-pernik yang nanti juga terbuang. Inti traveling menikmati moment, jadi aku paling tidak suka diganggu dengan "jangan lupa oleh-oleh, ya!".
Iam collecting moment, not things.
Sadis?
Lha, bawa duitnya pas semua.. 😂
Tujuannya kan buat hilangkan kejenuhan, keriwehan, kemuakan. Sesekali menyempatkan diri santai sesantai santainya. Tidak perlu sebenarnya terburu-buru kesana kemari. Bagiku traveling tentang mencari makna. Mengapa harus pakai traveling segala?
Oke, kita berbeda. Everybody have difference ways to find her/himself.
Kadang, cukup pindah tidur saja. Pindah suasana.
Bangun siang, keluar homestay mencari susu pisang, duduk di tepian sungai atau apalah yang penting bukan di pinggir jurang. Kadang sudah cukup. Terpenting aku punya tempat di mana tidak ada yang memburu waktuku.
Cuaca dingin adalah terfavorit.
Impianku adalah pergi ke tempat bersalju, someday..
Selama hidup, baru sekali melihat salju. Itupun hanya ketika melewati gunung Alpen. Belum pernah pegang langsung.
Bukan takut panas-panasan. Namanya traveling mau membuang hormon-hormon stres, kalau ke tempat panas bagiku semacam menambah stres lagi. Dingin juga stressor, tapi menyenangkan untuk tetap bergerak dan berjalan.
Pergilah mengelilingi dunia..
Bukan untuk menjadi hebat,
Tapi mengumpulkan kekuatan diri,
Untuk menjadi lebih bijaksana..