Beginilah jadinya guys, kalau keinginan menulis terus melanda tetapi bahannya masih samar alias blank. Ya, korbannya barang-barang dirumah deh. Seperti alat dapur milik saya ini, tampaknya unik dan menarik, langsung saja timbul ide di dalam otak saya untuk memamerkannya di depan kamera dan jadi model tanpa honor. Wajan kecil dan mungil ini sebenarnya sudah lama tergantung di dinding rumah saya tapi saya jarang menggunakannya.
Bentuknya kecil membuatnya lolos dari penglihatan saya, padahal bila digunakan untuk menggoreng telur sangat cocok dan praktis.
Mengawali hari di pagi yang cerah, di temani sarapan sederhana dengan menu telur mata sapi yang Lezat tentunya sangat menyenangkan bukan? Nah! Wajan ini sangat pas untuk moment tersebut. Sedikit minyak, masukkan telur dan goreng! Jadi deh telur mata sapi spesial sebagai menu keluarga pagi ini. Praktis bukan?.
Wajan ini dulunya sering di pakai untuk membuat serabi(bulan apam dalam bahasa aceh)bila bulan rajab tiba, banyak tetangga yang meminjam wajan ini untuk membuat serabi (dalam bahasa aceh disebut apam) dibulan tersebut. Insya allah nanti bila bulan rajabnya tiba, kita akan mengupas tradisi menarik ini lebih dalam lagi. Mungkin kalian sahabat steemit! Masih memiliki wajan seperti ini juga? Ayo belajar membuat serabi! Mumpung bulan rajabnya masih lama.
Penampilannya memang hitam kelam tapi wajan ini tidak lengket sehingga memudahkan kita untuk menggoreng sesuatu dan bentuknya yang kecil sangat pas bila diletakkan di kompor serta tidak mudah bergeser.
Satu lagi manfaat dari wajan mungil ini yaitu sebagai tempat memanaskan sisa masakan seperti memanaskan sambal atau sisa tumisan ikan.
Wajan ini terbuat dari bahan dasar besi yang membuatnya tahan lama. Walaupun bentuknya terlihat kecil dan mungil tapi bobotnya berat juga, guys!
Bagi kalian yang belum memiliki wajan seperti ini, ayo buruan dapatkan di pasar! Biar bisa buat serabi.
Maaf ya, kawan! Informasi yang saya sebutkan masih sedikit. maklum, saya masih mencari yang lebih unik dan lebih bermanfaat lagi.