Aku menolak tunduk,
pada alasan konservasi yang mengajak menanam pohon produksi.
Aku menolak mendengarkan,
pada suara-suara sumbang politisi yang hanya mampu blah blah blah tanpa menggunakan tangannya sendiri mencangkul tanah.
Aku menolak mendukung,
pada seniman cacat nama yang mengatasnamakan petani kopi dan meraup karung robek untuk safari politiknya.
Puisi usil pertamaku ditahun 2018
Bait pertama kudedikasikan untuk konservator .
Bait kedua kudedikasikan untuk bang yang tiba-tiba ngamuk diakhir postingannya.
Bait ketiga untuk mengingatkan kita merobek topeng siapa saja yang tidak mengerti bagaimana mengakomodir keringat petani.