Pernah kah kita merenungi kisah perjuangan seorang ayah, bagaimana filosofi mereka dalam mencari nafkah, di saat mereka berjuang setiap harinya demi menafkahi keluarganya.
Tatkala kita hanya memikirkan tentang kehidupan kita tersendiri maupun dari karir dan pergaulan.
Pernahkan sekali saja dalam satu hari anda mendengarkan keluhan mereka dalam bekerja,
Hanya senyuman dan yang mereka taburkan di saat mereka letih bekerja, ayah ... Mereka yang berani memberika hati mereka di saat anak-anak mengeluh dalam kekurangan.
Walaupun memiliki kekurangan fisik demi mendapatkan rupiah yang halal, pantaskah kita marah kepada mereka?
Satu hal yang mereka harapkan dari kita, bukan berupa uang maupun harta yang berlimpah yang kita berikan padanya, tapi kita selalu ada di sisi mereka di saat mereka mulai menua. Pantaskah kita membohongi mereka?
Mereka yang selalu mengkhawatirkan kita, mulai dari kesehatan kita, orang yang selalu mengingatkan kita dalam segala hal, yang selalu mendo'akan kita, atas segala keselamatan kita di manapun kita berada.
Tatkala malam mereka bangkit dari tidur, mengerjakan shalat tahajjut, agar di mudahkan kita dalam segala masalah dan mara bahaya.
Mereka yang banting tulang demi kita, mereka menjadikan jati diri mereka sebagai landasan jalan menuju masa depan kita, pantaskah kita mengacuhkan mereka?
'Bahagiakan mereka sekecil apapun itu, mereka hanya ada sekali dalam seumur hidup jangan sia-siakan kesempatan tersebut, jangan jadikan penyesalan, sebagai hari pertama ketika anda sadar bahwa mereka telah tiada.
Ya allah lindungi mereka, sebagai mana mereka melindungi kami di waktu kecil
AMINNN YA RABBI
"Jadikanlah mereka sebagai ahli syurga ya allah"
Sekian terima kasih
SALAM KOMPAK KELUARGA BASAR STEEMIT