Awalnya saya tidak peduli dengan Steemit, banyak tautan yang bertebaran di beranda FB yang saya akses melalui akun saya, sampai saya temukan tulisan dari Teuku Kemal Fasya berjudul "Idealismepun Berantakan"
(https://steemit.com/education/@teukukemalfasya/idealisme-pun-berantakan). Tulisan ini berisi catatan bang Kemal tentang perjalanannya dalam pekerjaan pendirian ISBI Aceh mulai dari merumuskan sampai dengan menjalankannya sebagai dosen Luar Biasa di ISBI Aceh. Perjalanan yang panjang dan berliku, namun catatan ini sangat berguna bagi siapa saja yang nantinya ingin mengenal Institut Seni Budaya Indonesia Aceh.
Melalui tulisan ini juga saya tersadarkan betapa lelahnya para pekerja pendirian ISBI Aceh yang dimulai pengerjaannya sejak bulan maret 2012 sesuai mandat dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Melalui surat No 042/P/2012 tgl 8 Maret 2012 yang menugaskan Institut Seni Indonesia Padangpanjang selaku pelaksana pendiriannya. Prof. Mahdi Bahar, S.Kar., M.Hum.
(Prof. Dr. Mahdi Bahar, S.Kar., M.Hum menyerahkan dokumen pendirian ISBI Aceh kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Pendopo Gubernur disaksikan langsung oleh Wali Nanggroe Aceh PYM Tgk. Malik Mahmud Al Haytar. Photo: Dokumen tim pendiri)
Selaku Rektor ISI Padangpanjang saat itu menggandeng Dewan Kesenian Aceh untuk bersama-sama dengan Pemerintah Aceh melakukan proses persiapan Administrasi Pendirian Institut Seni Budaya Indonesia Aceh. Program Pemerintah pusat diterima baik oleh Pemerintah Aceh dengan mengeluarkan surat 431/6823 terteanggal 28 Maret 2012 yang menyatakan bahwa Pemerintah Aceh bersedia menyediakan lahan seluas 10 Hektar sesuai dengan syarat yang diberikan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Berdasarkan surat inilah awalah pengerjaan persiapan pendirian ISBI Aceh dimulai, seperti saya memulai tulisan di steemit, heee...
(photo: Lintasgayo.com)
Tulisan Teuku Kemal Fasya tentang perjalanan kerjanya dalam pendirian ISBI Aceh adalah biang kerok yang menyebabkan saya memulai tulisan di Steemit, itupun setelah saya menunggu beberapa hari untuk verifikasi akun Steemit saya. semoga kedepan saya ketemu biang kerok lainnya di Steemit, agar tulisan ini tidak jadi yang pertama dan terakhir.