Hai Steemians.
Tadi malam, untuk pertamakali mendengar tentang Steemit dari dan
. Kesan pertama; Waww,! Ini perspektif baru dalam bermedia sosial, perspektif yang berbeda dan unik.
Tanpa menunggu waktu lama, saya mengunduh aplikasi ini dan mengharapkan akan mendapatkan pengalaman baru dari rekan-rekan yang sudah lebih dulu bergabung.
Baiklah; izinkan saya mengawalinya dengan perkenalan.
Saya Edi Fadhil, kawan kawan bisa menyapa Edi atau Fadhil dan tinggal di Banda Aceh. Saya punya 2 anak dan punya hobi menggalang dukungan kawan kawan di media sosial untuk membantu pembangunan rumah dhuafa, membantu beasiswa anak putus sekolah serta beberapa isu sosial lainnya.
Dukungan hebat kawan-kawan, saat ini kita sudah membangun 40 rumah dhuafa dan memberikan beasiswa untuk paling kurang 157 anak putus sekolah untuk bisa bersekolah kembali.
Hal paling menarik yang saya bisa belajar selama ini dari pertemanan di media sosial adalah bahwa 'tidak ada banyak alasan untuk melakukan kebaikan'. Selalu ada kawan-kawan baik yang mendukung kegiatan ini tanpa perlu melihat latar belakang. Semua berpikir positif bahwa setiap kebaikan akan mendapatkan kemudahan dan setiap orang berusaha berbagi apa saja yang bisa dibagi.
Pada akhirnya saya belajar, bahwa kita tidak perlu banyak alasan untuk berbuat baik. Hanya perlu melakukan dan tinggal melihat apa yang akan Tuhan lakukan untuk memudahkan urusan.
Pada akhirnya; di Steemit, saya ingin belajar dari kawan-kawan.
Karena pada akhirnya, kemanapun kita melangkah dan dengan siapapun kita berkomunikasi, ikatan kemanusiaan-lah yang akan menyatukan perbedaan.
"Dia yang bukan saudaramu dalam
Iman, adalah saudaramu dalam kemanusiaan" (Ali bin Abi Thalib).
Terimakasih untuk kesempatan bersahabat dengan teman-teman.
Salam.