Sudah begitu adanya sang pena tak lagi mau menulis di selembar kertas putih seperti biasanya, Pena itu membangkang meronta-ronta meminta di modrenisasi seperti pena pena lainya. Ah.. apalah daya kuasa ku tak sehebat Buya Hamka dengan goresan pena dikertas putih belaka kala itu mampu guncangkan setiap kepala yang membacanya oleh karena itu dengan terpaksa ku rebahkan ego ku dan menjatuhkan diri bersama pena pena ku kedalam jurang literasi modern ini yang kemudian sepakat disebut Steemit.
Mari kita bisukan sejenak pena pena ini dan simaklah daku mengenalkan diri. Sebut saja aku si pelacur kata begitu nama penaku di dunia maya, nama lengkap ku Muhammaddinsyah pria 22 tahun yang masih belajar melacurkan diri pada kuasa si kata Sudah itu saja ku rasa.
Salam pelacur kata