Assalamu'alaikum, Hai all the Steemians, My name is Arziqi Mahlil and I am 25 years old, my profession as "Father of Household" :)
Assalamu’alaikum, Hai Steemian semua, Nama saya Arziqi Mahlil dan saya berumur 25 tahun, profesi saya sebagai “Bapak Rumah Tangga” :)
I live in Aceh, Aceh is one of the regions in Indonesia. 13 years ago, we who live in Aceh hit by Tsunami disaster. Many fell victim to the incident, including our family, our friends, our teachers. Many of the wisdom that we get from the incident, one of which is the realization of peace in our homeland. Peace over the conflict between the Government of Indonesia and the Free Aceh Movement (GAM) that has occurred for 29 years since 1976 finally ended in 2005 ago.
Saya tinggal di Aceh, Aceh adalah salah satu daerah di Indonesia. 13 tahun yang lalu, kami yang tinggal di Aceh dilanda bencana Tsunami. Banyak yang menjadi korban dalam kejadian tersebut, termasuk keluarga kami, teman kami, guru kami. Banyak hikmah yang kami dapatkan dari kejadian tersebut, salah satunya adalah terwujudnya kedamaian di tanah kelahiran kami. Perdamaian atas konflik perang saudara antara pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang telah terjadi selama 29 tahun yaitu semenjak tahun 1976 akhirnya berakhir pada tahun 2005 silam.
Jembatan Lamjame Baru (new bridge).
Reruntuhan Jembatan Lamjame yang hancur saat Tsunami (old bridge).
Today we are Acehnese people, have re-emerged from the downturn resulting from the conflict and the Tsunami disaster. One proof of the awakening is the development of Steemit in Aceh, Aceh being one of the tranding topics today. I myself first got to know Steemit from mentor @ suhiel, he said that "Steemit is not just a regular social medium, steemit rewards every user, Steemit is a great appreciation space".
Hari ini kami masyarakat Aceh, sudah kembali bangkit dari keterpurukan akibat dari konflik dan bencana Tsunami tersebut. Salah satu bukti dari kebangkitan tersebut adalah perkembangan Steemit di Aceh, Aceh menjadi salah satu tranding topik saat ini. Saya sendiri pertama sekali mulai mengenal Steemit dari mentor
, beliau mengatakan bahwa “Steemit bukan hanya sebagai media social biasa, steemit memberikan penghargaan kepada setiap pengguna, Steemit adalah ruang apresiasi yang luar biasa”.