أعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم
Audzubillahiminasyaitonirrajim bismillahirahmanirahim
Pernah Sholat Jenazah dan Pada saat imam memberikan pertanyaan kepada makmun tentang keseharian kehidupan Jenazah tersebut . pertanyaan yang dilontarkan imam di depan Jenazah dan para makmum “Apakah jenazah ini baik?”. Lalu makmum menjawab: “Baik”. Apakah ada dalilnya?
Jawaban: Disebutkan dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim: َ
س ْب َن َماِل ٍك نَ ِ ُّى أ - رضى هللا عنه - َ قَا َل النَّب ْوا َعلَيْ َها َخْيًرا ، فَ نَ ْ ث أَ ِ َجنَا َزةٍ فَ ثُمَّ يَقُو ُل َم ُّروا ب - صلى هللا عليه وسلم - » َو َجبَ ْت « . َم ُّروا ب َل ِأُ ْخ قَا ْيهَا َشًّرا فَ ْوا َعلَ نَ ْ ث أَ َو َجبَ ْت « . بِ َرى ف » َ ا قَا َل ُع َم ُر ْب ُن الْ َخطَّ ف - رضى هللا عنه - ا َل َ َو َجبَ ْت قَ َم » ْيهِ ا ْم َعلَ ْيتُ نَ ْ ث َ ا أ هَذَ َ ُر ، أ َو َجبَ ْت لَهُ النَّا ْي ِه َشًّرا فَ ْم َعلَ نَيْتُ ْ ث َ ا أ ، َوهَذَ َجنَّةُ َو َجبَ ْت لَهُ الْ ْر ِض َخْيًرا فَ ْنتُ « . ْم ُش َه َدا ُء ََّّللاِ فِى األَ
Dari Anas bin Malik, ia berkata: “Mereka melewati jenazah, lalu mereka memuji kebaikan jenazah itu. Rasulullah Saw bersabda: “Wajib”. Kemudian mereka melewati jenazah lain, mereka mencela, Rasulullah Saw bersabda: “Wajib”. Umar bin al-Khaththab berkata: “Apa yang wajib?”. Rasulullah Saw menjawab: “Jenazah yang kamu puji baik, ia wajib masuk surga. Jenazah yang kamu cela, ia wajib masuk neraka. Kamu adalah para saksi Allah di atas bumi”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Akan tetapi pujian dalam hadits ini murni dari orang yang ingin memberikan persaksian, bukan direkayasa dengan ditanya: “Apakah jenazah ini baik?”. Pertanyaan seperti ini akan membuat orang berbohong, karena tidak ada yang akan menjawab : “Tidak baik”. Bahkan jika kesaksian itu palsu, tergolong dalam dosa besar, yaitu dosa memberikan kesaksian palsu. Dalam hadits disebutkan:
ا َلَعنْهُ قٍَس َر ِض َي ََّّللاُ نَََع ْن أِْشَرا ُك با َل ا ْإلَِكبَائِِر قََم َع ْن الْيْ ِه َو َسلََّعلَِ س َو َش َهادَةُ الُّزوِر ِ ُّي َصلَّى ََّّللاُُل النَّعْتِْن َوقََ واِلدَيْ سُئِ َل النَّب ا َّّلِلِ َوعُقُو ُق الْ
Dari Anas ra, ia berkata, “Rasulullah Saw ditanya tentang dosa-dosa besar”. Rasulullah Saw menjawab, “Mempersekutukan Allah Swt, membunuh jiwa dan kesaksian palsu”. (HR. alBukhari dan Muslim).