Bahagia sekali rasanya, saat account saya di approve steemit. Tidak sia-sia menunggu hampir dua pekan, antara harap-harap cemas, akankah steemit mengabulkan permintaan saya bergabung. Alhamdulillah, akhirnya harapan saya terwujud. Thank you Steemit... Iam really happy.
Perkenalkan, saya Farid Wajidi, Kalian bisa memanggil saya Farid. Saya pekerja di salah satu pabrik pengolahan kelapa sawit di Aceh. Aceh Tamiang tepatnya. Salah satu kabupaten di propinsi Aceh yang berbatasan langsung dengan Sumatera Utara.
Saya seorang penikmat kopi. Salah satu jenis yang saya suka adalah Sanger Espresso. Saya juga suka travelling, melihat dan mempelajari hal-hal baru yang unik.
Saya sudah cukup jarang menulis, sejak pindah kerja ke tempat sekarang. Hanya sesekali mengisi blog dan tumblr. Itu pun tidak rutin. Kapan sempat saja.
Saya berkenalan dengan Steemit melalui seorang teman di saat pernikahan teman kami di Langsa. Beliau penulis sejati. Saya mengenalnya saat sama-sama dibawah atap koran Harian Aceh, beberapa tahun lalu. Beliau adalah Taufik al-Mubarak , penulis buku Aceh Pungo yang nyentrik, menyentil sekaligus menggelitik. Terima kasih brader Taufik...
Karena masih baru di komunitas ini, saya sangat berharap bantuan dan bimbingan dari steemians semua, agar saya bisa mempergunakan steemit secara benar dan bisa bermanfaat bagi semua...
Terima kasih Steemit...
Terima kasih buat smua...