When I want to make Steemit account, some of my friends are auctioning their Steemit account and they are going to leave it. I realize that people around me are being a main factor for me to know about Steemit. After passing a month in long queue to get the password confirmation, I get started to come to Steemian world.
Ketika ingin membuat akun steemit, sebagian lagi teman sedang melelang akun steemit dan akan meninggalkannya. Aku menyadari bahwa orang-orang di sekelilingku menjadi titik tolak ingin mengetahui tentang Steemit. Setelah berhasil melewati satu bulan diantrian konfirmasi password, maka dimulailah pengembaraanku ke dalam dunia Steemian.
Two years ago my name was Fujia. At that time, I still used chopsticks to take each food from the bowl. After come home from China, “Fujia” had never been called.
Dua tahun lalu namaku Fujia. Ketika itu, aku masih mengambil makanan dari tiap mangkuk dengan sumpit. Sekarang aku justru setelah pulang dari China, aku tidak pernah lagi dipanggil nama itu.
People who know me will call “Jufrizal” as my name. Of course the name is not familiar for my Chinese friends. When I were child, my grandfather called me “Syufrizal”, and actually I did not like to be call that way. My grandfather really loved to told me a story and sacred. When I arrived in my grandfather’s house, he told me anything that he remembered. Sometimes, if he forgot what to tell he would take Malayan books (read: Kitab Jawi in Indonesian) in the cabinets. Then, he would tell me about the book in front of his granchilds, and of course I was there.
Orang-orang yang mengetahui aku akan menyebut nama: Jufrizal. Tentu saja, nama itu tidak populer ditelinga teman-teman saya ketika di China. Ketika masih kanak-kanak, mendiang kakek memanggilku dengan nama: Syufrizal. Aku kurang menyukai panggilan itu. Oh, ya, mendiang kakek suka sekali bercerita. Begitu aku sampai di rumah Kakek, ia bercerita macam-macam yang diingatnya. Bila ia tiba-tiba lupa, ia akan memeriksa buku-buku di lemari. Setelah itu dibacakan di depan cucunya. Dan aku pasti ada di situ.
I really different with him. I am not a good story teller. When I prepared for this writing, I realized that my garndfather was inspiring me to be a writer. I know people and write their stories. Fyi, in my life, knowing one or two people is a new knowledge for me.
Then I saw a lot of stories in Steemit. Best regards for all Steemian
Beda dengan mendiang kakek, aku bukan pencerita hebat. Ketika menyiapkan tulisan ini, aku menyadari bahwa mendiang Kakek membuat aku ingin jadi penulis. Lantas aku mengenal orang-orang, dan menuliskan cerita mereka. Harus kalian ketahui: dalam hidupku, mengenal satu, dua orang lagi berarti kurasai sebagai ilmu pengetahuan.
Aku setelah itu, akan menyaksikan coleteh-coletah di steemit. Salam ceria tuk steemian dari saya di Indonesia, Aceh! Dan terima kasih banyak untuk @Good-Karma pembagi pengetahuan di steemit.
Tembusan perkenalan tuk tuan dan puan:Mbak
Bapak
Bang
bang
dan