Jomblo
Jomblo itu bukan berarti tak laku, mungkin saja tak ada yang mau. Aku seorang pria jomblo, tapi hidupku tak kesepian. Ya, walaupun jomblo, aku banyak teman. Gimana gak banyak teman, asal nembak selalu dijawab "kita temenan saja ya". Menyedihkan!
Kenapa Aku Jomblo?
Kehidupan berstatus jomblo belum lama aku derita. Dulu, bisa dikatakan aku ini playboy, bentar-bentar ganti pasangan. Pacaran sebulan, bosan, ganti yang baru, bosan lagi ganti lagi, aku yang diganti! Walaupun jomblo, dulu aku pernah punya pacar, orangnya baik, cantik, putih, putih mukanya doang. Kakinya kayak kue ulang tahun.
Ya! Sekarang aku menjomblo bukan karena ditolak ataupun tak ada yang mau. Sejak putus dari seorang cewek berjenis kelamin perempuan setahun yang lalu, aku memilih menjomblo. Karena, aku berpikir untuk apa aku harus memiliki pacar, jika nanti harus putus juga?
Sudah terlalu banyak yang aku pacari, tapi belum ada yang bisa diajak serius untuk menatap masa depan yang indah bersama-sama. Serius dalam arti kata bukan hanya untuk langsung menikah, tapi setidaknya aku sudah punya pasangan yang mau mencoba memulai serius untuk masa depan yang cerah.
Sejak aku memiliki banyak follower di media sosial Instagram beberapa waktu yang lalu, berkat kerja kerasku memproduksi video-video lucu, aneh dan konyol, sekarang aku sudah memiliki 47 ribu lebih follower. Karena ini, bisa dikatakan aku tak susah untuk mendapatkan seorang pacar. Tapi, kenapa aku harus menjomblo? Ya, karena jika seorang wanita mau denganku hanya gara-gara follower Instagram, berarti ini bukan sebuah cinta yang tulus dan serius. Suatu saat mungkin Instagram tak bisa digunakan lagi, kemungkinan besar wanita itu juga tak akan lagi menjadi pacarku!
Sampai sekarang, aku masih mempertahankan status jombloku ini, sampai nanti ada yang benar-benar tulus dan serius yang kudapatkan. Tanpa memandang ketenaran ataupun kelebihan lainnya, cukup mencintaiku apa adanya saja.
Jomblo & Meet Up
Meet Up, sudah beberapa kali aku menghadiri agenda pereratan tali silaturahmi antar pengguna steemit ini. Diawali dengan berhadir ke Meet Up KSI Chapter Banda Aceh, terus Meet Up KSI Bireuen, Meet Up KSI Bandung, dan terakhir Meet Up KSI Pidie beberapa minggu yang lalu.
Aku menghadiri Meet Up di beberapa tempat ini, dengan tubuhku yang berstatus jomblo. Bagiku ini sebuah hal yang menguntungkan bagi para manusia jomblo sepertiku untuk berhadir di Meet Up. Yang mana, di Meet Up kita akan bertemu dengan beberapa jomblowan/wati lainnya, yang mungkin akan membuat hari-hari kita tak sepi lagi.
Aku pribadi berhadir di Meet Up selain ingin menambah ilmu dan memperluas tali silaturahmi antar steemian lain, juga ajang untuk bisa mendapatkan nomor Whatsapp para steemian girl agar kelak ada teman chatingan, walaupun hanya sebatas teman. Huhu!
Terima kasih untuk Member KSI Chapter Jakarta, yang telah mengadakan kontes untuk para jomblo ini. Luar biasa dan kontes yang sangat keren!