Saat itu aku melihat salah satu postingan dari eyang tentang tehnik kepenulisandan dari sana aku mulai bertanya – tanya apa media yang di gunakan oleh eyang
untuk menulis.
Semenjak percakapan singkat itu aku pun jadi mengenal Steemit, sebuah media sosial yang berbasis blockhain atau teransparan, dimana kita bisa mengatur setiap postingan, transfer, redeem reward itu sendirian, tanpa harus bergantung pada pemilik Steemit yang tampan abang Ned scoot dan abang Dan Lamirer.
Untuk daftarnya pun ga perlu ribet
Kita tinggal mengisi formulirnya saja di steemit.com lalu menunggu konfirmasi email. Nah setelah mendapatkan password, jangan lupa untuk mencopy password itu dan menyimpannya di berbagai macam tempat, seperti di email dan Microsoft word.
Untuk Introduce atau perkenalan diri, sebaiknya kita memakai photo yang di dalamnya membawa selembar kertas yang bertuliskan nama kita dan juga logo steemit. Kata ka
Namun yang lebih asyiknya lagi, di steemit kita bisa berkarya sepuas hati.
Kamu bisa menulis posting aja di steemit.
Kamu bisa menggambar posting aja di steemit.
Kamu bisa menyanyi, bikin video posting aja di steemit.
Kamu ga punya pacar ? Cari aja di steemit.
Eh… abaikan yang terakhir. Intinya apapun bakat dan potensimu bisa dibagikan di steemit, karena steemit itu sungguh luas, hal itu membuat steemit menjadi media sosial yang unik, karena meskipun kita berasal dari berbagai macam latar belakang. Kita di persatukan oleh Steemit dan KSI.
Selain bebas mengekspresikan hal yang kita suka, kita bisa mendapatkan Hadiah berupa Steem Back Dollar atau disingkat SBD yang bisa kita tukarkan menjadi Steem (mata uang steemit) lalu di Power Up menjadi Steem Power = Kekuatan kita untuk menguasai dunia hahaha. Eh maksudku, kekuatan kita untuk mengupvote sebuah postingan. Semakin banyak Steem Power kita, semakin tinggi kurasi, semakin banyak pula postingan yang bisa kita upvote.
Namun bagiku ada hal yang lebih penting dari pada Reward, mau tahu apa itu ?
Dia adalah… Jeng… Jeng… Jeng….
Hak Cipta
Maksud hak cipta di sini adalah setiap karya kita akan terjaga dengan baik, dimana tak ada seorang pun yang bisa mengganggu karya yang kita buat di steemit. Karena jika kita ketahuan mencuri ide atau gambar orang lain, kita akan ketahuan oleh cheetah, sebuah robot yang bertugas untuk membasmi mantan, eh maksudku membasmi plagiarism di Steemit.
Dan karena ada Hak Cipta juga aku jadi betah di steemit. Bagaimana tidak? Ada sebuah pengalaman yang kurang mengenakan di medsos lain. Saat itu aku sudah membuat sebuah gambar, lalu aku memposting gambar tersebut. Tapi aku lupa mencantumkan nama di samping karyaku itu, lalu dengan tidak bertanggung jawabnya ada orang yang mengakui jika gambar yang sudah ku buat dnegan bercucuran keringat itu adalah hasil karyanya. Jadi ya sudah aku merelakannya.
Di Steemit Aku memiliki sahabat - sahabat steemian yang baik. Komunitas Steemit Indonesia itu seperti rumah untukku, rumah yang begitu nyaman dan hangat. Itu buktinya jika steemit bukan hanya tentang media sosial saja. Tali silaturahmi pun terjalin begitu erat sesama Steemian.
Thank you so Much My Family Komunitas Steemit Indonesia
Thank you so much my home KSI Chapter Bandung
I love you
Postingan ini di tujukan untuk kontes Menulis Tentang Steemit yang di adakan oleh
dengan tema “Memahami konsep dasar steemit”
Sumber referensi :
https://steemit.com/steemit/@rismanrachman/panduan-awal-memahami-steemit-untuk-pemula-2017816t8494225z
https://steemit.com/indonesia/@abunagaya/sejarah-steemit-dan-pendirinya