Steem, entah apa kata-kata yang tepat untuk memulai pujianku padamu. Kau terlalu indah, bahkan majas apapun tak dapat melambangkan perasaanku padamu.
Steem, sudah sebulan lamanya kau terus terngiang-ngiang, melayang-layang, bahkan saat mata ku terpejam kaulah yang selalu terbayang-bayang.
Steem, apakah kau tahu?
aku sangat suka sunyi, sepi, damai, dan sendiri. Sekarang, bahkan aku hampir lupa kapan terakhir kesendirianku yang terasa sunyi, kau selalu saja mewarnai hari-hari.
Steem, surat ini khusus kutulis untukmu, sebagai bukti kecil kecintaanku padamu, ini hanya untuk sekadar penawar rindu, seperti yang ku katakan lebih dulu, tak ada kata yang dapat melukiskan rasaku, namun bila kukatakan ini hanyalah hal kecil, berarti terlepas dari ini masih besar sekali cintaku padamu, bukan begitu?
Steem, Steem, Steem...
Siapa yang tidak tahu kemegahan yang kau punya, kau disebut-sebut di mana-mana. Banyak kelebihan yang kau suguhkan, kau bantu mereka yang kesusahan, bahkan aku tahu jelas karenamu banyak orang telah mendapat apa yang mereka inginkan. Kini tak dapat lagi dipungkiri memang kau lah yang selama ini dinanti-nanti.
Steem, bila nanti saat yang kurencanakan telah tiba, aku ingin memperkenalkanmu pada teman-temanku semua, akan kuceritakan segala hal tentangmu, siapa dirimu, dari mana kau berasal, siapa yang telah membesarkanmu, hingga kau tumbuh dengan begitu hebatnya. Aku akan memperlihatkan pada mereka bagaimana banyak orang telah bangga mengenal dan dekat denganmu, akan ku proklamasikan kemasyhuranmu. Untuk ini kau dapat menunggu, karena segera akan kuperlihatkan itu.
Steem, aku yakin, sama sepertiku, tak akan sulit bagi mereka untuk suka padamu, dengan apa yang kau miliki, mudah saja hati mereka kau curi.
Aku yakin takkan mudah berpaling darimu, kau selalu saja punya ide-ide baru yang membuat orang berfikir berkali-kali untuk meninggalkanmu, yang ada bahkan akan nyaman selalu.
Steem, kini kau tahu perasaanku terhadapmu. Harapku adalah semoga kau berjaya selalu, aku akan mempertahankanmu, setia padamu, dan terus menjunjung tinggi namamu, mengenalkanmu kepada seluruh orang di sekitarku, hingga banyak orang akan mengenal dirimu.
Sekian surat cinta ini kutulis, maafkan jika aku tidak terlalu romantis, kuharap kau mengerti, tak ada yang menerima surat cintaku sebelum ini.
Surat cinta ini saya ketik untuk mengikuti kontes yang di adakan oleh , dengan harapan dapat mencuri hati juri