Assalamualaikum
Hari ini saya akan bercerita tentang sebuah budaya tradisional yang masih hidup di tengah-tengah kehidupan masyarakat Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar,Sumatera Barat, yaitu PACU JAWI.
Pacu Jawi berasal dari bahasa minang yaitu PACU yang berarti BALAPAN dan JAWI berarti SAPI. Jadi pacu jawi adalah balapan sapi.
Bukan sekedar sebuah balapan, pacu jawi memiliki makna tersendiri dalam kehidupan warga Batusangkar. Pacu jawi diadakan setiap bulan di nagari atau desa yang berbeda di Batusangkar, lokasi pacu jawi diadakan di tempat sawah masyarakat yang sudah panen. Tujuannya agar tanah pada sawah yang baru panen dapat gembur kembali. Masyarakat mengadakan pacu jawi ini sebagai bentuk wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas panen sawah merek. Dalam kontes pacu jawi ini, jawi yang menjadi pemenang dalam balapan akan meningkatkan harga jual dari jawi tersebut. Pacu jawi ini juga disertai dengan joki atau pengendara sapi, dalam pacuan joki merupakan orang yang berperan penting dalam kecepatan dan ketepatan lari dari sang jawi, karna dalam pacu jawi ini jawi yang menang merupakan jawi yang bisa berlari dengan kencang dan lurus kedepan.
Sekian cerita dari saya, semoga teman-teman stemians tertarik dan bisa berkunjung ke Sumatera barat tepatnya di Kota Batusangkar.
Wassalam.