Assalamu'alaikum ..
Selamat siang menjelang sore seluruh sahabat Stemian dimanapun kalian berada. Semoga hari ini kalian masih dalam lindungan Sang Pencipta, Allah SWT dan selalu berkah. amin.
"Assalamualaikum ..
Good afternoon late afternoon all Stemian friends wherever you are. May today you are still under the protection of the Creator, Allah SWT and always blessed. amen."
Pada kesempatan kali ini saya membagikan postingan ketiga, masih seputaran tentang keindahan alam yang saya yakin tidak ada yang tidak suka jika kita berbicara tentang keindahan semesta jagad raya ini. Manusia butuh tempat untuk dia menenangkan pikirannya, untuk mereka melepaskan segala lelah yang ada dalam pikirannya. Mari kita bergeser ke suatu tempat yang berada di Banda Aceh, Aceh - Indonesia, yaitu Pantai Lampuuk. Mungkin sudah sering atau juga sudah banyak masyarakat Aceh yang tahu akan tempat ini. Tapi saya tidak bosan untuk membahasa tentang Pantai Lampuuk, karena saya sangat yakin seluruh masyarakat Indonesia masih ada yang belum mengetahui betapa indahnya Pantai Lampuuk ini.
"On this occasion I share the third post, still seputaran about the natural beauty that I'm sure no one does not like if we talk about the beauty of this universe universe. Man needs a place for him to calm his mind, for they let go of all the tired that is in his mind. Let us move to a place in Banda Aceh, Aceh - Indonesia, namely Lampuuk Beach. Perhaps it is often or even already many people of Aceh who know about this place. But I am not bored to talk about Lampuuk Beach, because I am very confident all the people of Indonesia are still there who do not know how beautiful Lampuuk Beach is.
Pantai Lampuuk merupakan salah satu primadona wisata Aceh Besar sebelum tsunami 2004. Pantai ini selalu ramai dikunjungi pengunjung, baik dari Banda Aceh, Melaboh, atau daerah lainnya. Dengan pasir putih dan pohon pinus yang teduh, ini adalah tempat yang ideal untuk menghilangkan rasa lelah. Pada saat tsunami, pantai, yang berjarak sekitar 15 kilometer dari Banda Aceh, termasuk di antara mereka yang mengalami kerusakan parah. Hotel-hotel di tepi pantai dan lingkungan sekitar dihancurkan oleh ombak besar. Lebih dari separuh penduduk Lampuuk meninggal dalam bencana tersebut. Trauma terhadap ancaman tsunami membuat orang enggan datang ke pantai ini, selain banyaknya pohon pinus yang terjatuh dan puing-puing sisa tsunami. Hal ini bisa membuat pantai tutup untuk kegiatan wisata. Namun, pantai berangsur pulih. Kira-kira setahun setelah tsunami, aktivitas wisata di pantai ini kembali ramai dikunjungi. Dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-tsunami, pengelolaan Pantai Lampuuk diintegrasikan dengan beberapa atraksi lainnya di Aceh, seperti Pulau Weh, Danau Laut Tawar, dan Dataran Tinggi Takengon.
Pantai Lampuuk memiliki empat pintu masuk yang berderet dari selatan ke utara dan diberi nama sesuai urutannya, yaitu Babah Satu, Babah Dua, Babah Tiga dan Babah Empat. Wisatawan lokal semacam dirimu biasanya akan masuk lewat Babah Satu dan Babah Dua. Sementara Babah Tiga dipake oleh para turis bule yang hendak berselancar. Beberapa orang menganggap Pantai Lampuuk adalah Pantai Kutanya Aceh karena belakangan menjadi incaran para wisatawan penggemar surfing. Karena ombak Pantai Lampuuk cukup bersahabat kamu bisa memanfatkan waktumu untuk berenang, naik banana boat atau sekedar berjalan-jalan menyusuri bibir pantai yang terbentang sepanjang 5 km. Pantai Lampuuk tergolong unik karena kamu akan menjumpai semacam kolam yang terbentuk secara alami dari air laut yang menerjang masuk ke daratan. Palingkan pandanganmu ke arah utara dari Pantai Lampuuk kamu akan melihat sebuah tebing yang ditumbuhi pepohonan. Keindahan Pantai Lampuuk tidak ada kebohongan mata akan birunya air dan ombaknya yang terdengar bikin suasana hati kamu makin nyaman dan akan merasakan betah untuk tetap di Pantai Lampuuk.
"Mari kita bantu lestarikan daerah wisata yang ada diseluruh penjuru Indonesia agar bisa dinikmati oleh generasi kita dimasa yang akan datang"
Sekian tulisan yang saya posting hari ini, saya sangat berharap kritik dan saran dari Seluruh sahabat Stemian yang membaca postingan saya ini, agar kedepannya saya dapat lebih baik dan mampu dalam menulis bukan hanya sekedar menulis, tapi juga para pembaca atau seluruh Stemian dapat memahami apa yang saya tulis. Salam Hangat dari Saya. Salam Sukses.