Aku menyebutnya simungil, karena dia sangat kecil dan renta, dia begitu Indah dia sosok yang dibanggakan oleh semua ibu, dia suci seperti kertas putih tanpa tinta, genggaman tangan yang kecil sanggup menghangatkan hati yang dingin, rengekan nya yang manja mampu membelai telinga
Simungil, hanya tubuhnya yang mungil. Tetapi dia memegang harapan besar orang-orang.
Tidak perduli dia simungil siapa, simungil nantinya mampu merubah dunia