Kurangnya perhatian harusnya memang membuat semangat berlipat ganda untuk meningkatkan prestasi. Saya pikir, pola pemberitaan media massa bukannya membuat atlet harus mengiba-iba meminta bantuan. Tapi ada penghargaan yang membuat atlet bertambah semangat. Ini sama seperti kasus di daerah bencana. Pemberitaaan yang mengharu-biru membuat korban menjadi malas dan hanya mengharapkan bantuan. Padahal, pemberitaan harus diarahkan kepada edukasi bagi korban agar tetap tegar dan mandiri.
RE: Hurairah dan Kasus Beasiswa Kita | Bahasa |