Being a teacher, once an ideal when I was sitting in elementary school.
While attending junior high school the ideals change. I want to be an Agricultural Engineer. The ideals that lasted until I entered the final time to sit in class 3 high school. However, because one thing Bogor Agricultural Institute scholarship was flying real in front of the eye. Finally my dream ran aground. Switching majors to industrial engineering, due to the value of technical drawings that never went well, I also backed down.
Until finally scholarship Computer Network Engineering in Polytechnic Lhokseumawe, present greeting me. That's what I've worked on to this day, delivering me to be an IT-based Digital Simulation Teacher.
Teaching a basic computer in today's computer lab, makes me smile happily when my students are able to do it well. Without many accompanying to make an interesting design.
All this I can not do, if not for you my teachers.
Thank you for helping my parents to teach until now I can be the successor of education fighters.
Thank you, my teacher...
Menjadi seorang guru, pernah menjadi cita-cita saat aku masih duduk dibangku sekolah dasar.
Disaat masuk sekolah SMP cita-cita itu berubah. Aku ingin menjadi seorang Insinyur Pertanian. Cita-cita itu bertahan hingga aku memasuki waktu akhir duduk dikelas 3 SMA. Namun, karena satu hal beasiswa Institute Pertanian Bogor pun melayang nyata didepan mata. Akhirnya impianku kandas. Beralih jurusan ke teknik industri, akibat nilai gambar teknik yang tak kunjung bagus, aku juga mundur.
Hingga akhirnya beasiswa Teknik Komputer Jaringan diPoliteknik Lhokseumawe, hadir menyapaku. Itulah yang ku tekuni hingga hari ini, menghantarkan aku menjadi Guru Simulasi Digital yang berbasis IT.
Mengajar komputer dasar diLaboraturium komputer hari ini, membuatku tersenyum bahagia ketika siswa ku mampu melakukannya dengan baik. Tanpa banyak mendampingi berhasil membuat design yang menarik.
Semua ini tak mampu kulakukan, jika bukan karena mu guru-guruku.
Terima kasih telah membantu Orang tuaku memberikan ilmu hingga kini aku bisa menjadi penerus pejuang pendidikan.
Terima kasih guruku...