Pekan Kebudayaan Aceh telah berakhir beberapa pekan yang lalu, yang dipusatkan di taman Ratu Safiatudin Banda Aceh. Digelar empat tahun sekali bertaraf internasional menampilkan kesenian tradisi, makanan tradisional dan ragam benda pusakan dan tak lepas dari anjungan kabupaten atau kota dengan bangunan rumah adat yang memiliki ciri khas masing-masingnya.
The Aceh Cultural Week ended a few weeks ago, which was centered in the park of Ratu Safiatudin Banda Aceh. Held once a four-year international standard featuring traditional arts, traditional food and a variety of damaged objects and can not be separated from the district or city platforms with traditional house buildings that have their own characteristics.
Untuk memeriahkan acara empat tahunan ini setiap anjungan kabupaten atau kota yang berpartisipasi berlomba-lomba untuk mempercantik anjungannya dan menampilkan yang terbaik, salah satunya anjungan kota Banda Aceh yang sempat saya dokumentasikan sebagai berikut :
To enliven this four-year event every participating district or city platform competes to beautify the platform and showcase the best, one of which is the Banda Aceh city platform that I have documented as follows:
Tempat berfoto untuk para pemburu foto selfi
A photo shoot for selfie photo hunters
Pintu gerbang atau gapura di malam hari
Gate at night
Panggung apresiasi seni tradisional kota Banda Aceh
An appreciation stage for traditional arts in the city of Banda Aceh.
Standing foto klasik kota Banda Aceh tempo dulu
Standing photos, displaying classic photos of the old Banda Aceh city
Rak tempat memajang barang kerajinan
Shelves displaying craft items
Terima kasih telah berkunjung ke blog ini semoga bermanfaat, salam steemit
Thank you for visiting this blog, hopefully useful, greetings steemit
Thank you for visiting this blog.
if you are interested in
votefollowresteem@dedybadunk