Assalammualaikum stemians
Di jumat berbahagia ini saya ingin menuliskan sedikit tabiat anak manusia. Mungkin saja ini bisa terjadi pada kita, bisa juga pada orang-orang disekitar kita.
Sifat manusia yang cenderung ingat kepada Illahi disaat kesusahan menerpa namun mengingkari saat deberi sedikit kesengan, bisa lepas dari kemiskinan kini menjadi lebih berada, bisa dengan jabatan yang semula bukan apa-apa, bisa hanya dikasi sedikit sombong sudah selangit dari semula yang tidak memdapat pekerjaan yang layak kini telah mendapat pekerjaan yang layak dan memiliki gengsi yang tinggi.
Bertahun-tahun kesusahan menerpa, kesabaran dan doa tak pernah lupa dipanjatkan, setelah diberi tak lagi ingat siapa dia dahulu, seakan-akan semua yang dia dapatkan ini semata-mata karena jerih payahnya sendiri tanpa "campur tangan" Allah dan orang lain disekitanya.
Tabiat seperti ini hanya akan menimbulkan kesombongan dan keangkuhan, memandang orang rendah, jika berbicara terlalu cepat memposisikan diri diatas dari lawan bicaranya, omongan yang angkuh dan sikao melawan kepada orang yang tidak pantas dua berbuat demikian.
Orang-orang seperti ini akan kita lihat disaat susah sifatnya baik, ramah, perkataannya santun, dan menghargai orang lain, tapi ketika diberi sedikit kemudahan sifat dia akan menjadi kebalikannya. Entah karena ingin balas dendam karena bertahun-tahun susah dan menerima penghinaan serta penderitaan, disaat senang dia akan membalas dendam kepada siapa saja hanya untuk menunjukkan diri dia kini telah sukses hebat dan bergengsi.
Sifat yang berbanding terbalik ini tidak luput juga kepada orang-orang yang selama ini membantu dia, menolong dia bahkan yang mengantarkannya kepada kesuksesan, sikapnya akan berbeda sewaktu susah dahulu. Dia sudah pura-pura lupa kepada orang-orang yang dahulu setia menolongnya.
Hidup memang berputar bukan berarti tabiat kita juga ikut berputar malah memandang orang-orang yang menolong dia dahulu rendah, omongan dan nasehatnya dianggap sampah. Sikap balas dendam dan merasa semua kesuksesan yang diraihnya semua hanya usaha dan jerih payahnya tanpa campur tangan orang lain, inilah yang menjadi faktor utama atas perubahan sikap dan tabiatnya.
Mungkin saja anda mengalaminya dalam kehidupan anda. Seorang bijak berkata "janganlah merendahkan orang lain karena sesuatu kekurangan pada dirinya tapi lihatlah siapa diri anda sebenarnya, pantaskah anda melakukan itu?"
Semoga kita tidak menjadi seperti orang tersebut, jauhkanlah dari orang-orang seperti itu, aminn ya Rab...
Terimaksih telah mengunjungi blog saya dan membaca sedikit tulisan saya.