Assalammualaikum stemians
Selepas menonton acara ajang pencarian bakat di salah satu stasiun tv, saya jadi mulai berfikir. Suara meraka sangat merdu, indah, tinggi dan enak di dengar di telinga. Mungkin saja juri ajang pencarian bakat tersebut bingung untuk memilih aman yang terbaik.
Penyanyi tersebut sangat mahir memainkan nada suaranya, menggetarkan vibra dengan bagus, nafas dan power yang kuat dan panjang. Bisa saja bakat alami mereka diturunkan oleh orang tua mereka atau dari hasil latihan bertahun-tahun.
Saat kita menonton timbul keinginan untuk bisa seperti mereka, jago nyanyi. Selama ini saya menyanyi cuma di dapur, atau pergi sewa karaoke-an bersama teman. Sudah saya usaha sebaik mungkin bernyanyi merdu namun teman-teman cuman senyum-senyum saja saat mereka mendengar suara saya yang cempreng.
Penyanyi yang nongol di aiang pencarian bakat tersebut tentu sudah berlatih sangat keras, terbukti dari suaranya yang sangat bagus. Menyanyi katanya harus mengerti nada, dimana harus naik, turun, atau datar, memahami cara bernyanyi, mengeluarkan suara, menggetarkan vibra, semua ada teknik-nya.
Namun apakah mereka bisa mengaji sebagus saat mereka bernyanyi, dalam memgaji juga dibutuhkan suara yang merdu, dimana harus panjang dan pendeknya saat kembaca ayat suci Al Quran. Seharusnya mereka juga jago dalam mengaji.
Mengaji memiliki hukum atau aturan yang kita sebut tajwid, serupa tapi tak sama sperti menyanyi memiliki cara dan aturan tersendiri dalam menyanyi. Suara yang tinggi dan merdu dipadu dengan alunan vibra, juga sama dibutuhkan dalak mengaji, tentu mereka yang ikut ajang pencarian bakat tersebut akan juara tilawah.
Tapi apakah mereka bisa mengaji saya yakin mereka bisa, dan tak kalah bagusnya saat mereka menyanyi. Seharusnya penyanyi jago mengaji.
Demikian tulisan sederhana saya di malam yang berbahagia ini, semoga dpat berbagi pikiran dan bermanfaat bagi stemians