Assalammualikum stemian
Disini saya ingin berkomentar menanggapi infotaiment tanah air. Seperti diketahui artis cantik asal Palembang Sumatera Selatan Kartika Putri kini telah memutuskan untuk menutuo auratnya (berhijab).
Keputusan dia untuk mengenakan hijab menjadi kontroversi, mengingat profesinya adalah seorang artis atau publik figur, ada yang pro dan tentu saja banyak juga yang kontra.
Kehidupan artis yang glamor sering mengenyampingkan kewajiban untuk mengenakan hijab sebagai seorang muslimah. Ketidak konsistenan Rina Nose dan banyak artis lain untuk mengenakan hijab menjadi cibiran, bentar berhijab kemudian sudah tidak lagi. Unkonsisten juga tidak melulu oada artis perempuan, Si raja joged Ceasar juga tidak konsisten dalan perjalanannya berhijrah, janggut sudah terpelihara, tanda sholatulai muncul tidak taunya malah kembali berjoged dan bercerai.
Sebenarnya tidak saja dikalangan artis saja, banyak muslimah Indonesia juga sepertinya enggan mengenakan hijab. Indonesia memiliki 85% pemeluk Islam, tapi sepertinya yang mengenakan hijab sangat kecil, 85% muslim inipun sepertinya akan terus berkurang dari waktu kewaktu.
Menutup aurat dengan menggunakan hijab hukumnya wajib, suatu bentuk kepatuhan terhadap perintah Allah, bukan karena untuk menjaga diri dari laki-laki kurang ajar, bukan untuk menjaga kehormatan, bukan juga untuk mencegah dari perbuatan maksiat, hanya semata-mata bentuk kepatuhan kita terhadap Allah.
Fatwa sesat dari salah satu profesor dan ahli tafsir, yang mengatakan bahwa hijab tidak wajib semakin menambah alasan bagi muslimah yang malas mengenakan hijab. Konsisten mengenakan hijab sangatlah sulit, termasuk saya juga tentunya, ditengah mode dan mindset kecantikan yang dikampanyekan produk kecantikan dengan masive, membawa muslimah indonesia malas mengenakakan hijab.
Kartika Putri yang kini telah berhijab dan juga sebagai publik figur seharusnya kita sambut baik, dia banyak penggemar tentu dia bisa berkampanye untuk mengajak muslimah indonesia untuk mengenakan hijab. Dia sebagai endors produk hijab juga tak masalah yang penting dia telah berhijab, patuh terhadap perintah Allah. Antara hati yang berhijab dengan aurat yang berhijab itu tidak nyambung sama sekali, najwa shihab terlampau mencari-cari alasan pembenaran dirinya yang tidak berhijab.
Semoga Kartika Putri tetap konsisten dan semakin taat dalam menjalani hidup sebagai seorang muslimah, dan juga Kartika Putri, saya dan muslimah indonesia agar tetap terus belajar tentang agama kita, Islam.