Telah saya biasakan pada setiap tengah malam, di rembang lelap, saya buka pintu dan melihat keluar. Saya telusuri setiap postingan kawan-kawan. Terkadang saya memilah pilih, terkadang asal hambur rasa kasih. Hati saya, seperti juga yang lainnya setiap memberi vote, merasa bahagia sebab Steem Power yang saya miliki telah berhasil saya sisih. Merasa berguna dan berhasil mempergunakan SP sesuai haknya.
Tapi kerap pula saya merasa sedih pilu. Setiap menekan tombol vote, hati saya tak menentu. Apa dayaku, yang bisa kuberikan untukmu hanyalah votingan sejumlah 0.01.
Terkadang saya berpikir untuk memberi lebih banyak, yaitu dengan cara mengadobsi Steem dan SBD menjadi keluarga Steem Power. Namun ada beberapa hal yang harus saya pertimbangkan. No, tidak beberapa. Satu saja.
Berhubung saya masih muda dan sesekali (tidak tertutup kemungkinan) punya kebutuhan mendadak, menabung SBD dan Steem di Wallet rasa-rasanya lebih bijak. Mana tahu tetiba butuh, bisa langsung dicairkan. Mana tahu sudah tak tahu kemana mengarahkan permintaan bantuan, itu bisa lekas diandalkan. Sementara jika masuk ke SP, tentu beda cerita. Dan prosesnya lebih panjang.
Terimalah dengan bahagia setiap saya tiba di postingan Anda. Meski yang bertambah hanya angka terkecil di belakang koma belaka. Berlagaklah seolah-olah angka bertambah penuh satunya. Dan rindukan kehadiran saya. Seperti kalian rindu seorang teman jauh yang jika bertemu selalu berbagi tawa. Dan sungguh, setiap kalian hadir di , saya sangat senang. Untuk itu saya merasa selalu harus memberikan harum mawar. Untuk kalian hidu, nikmati dan kenang.