Halo steemians
Sahabat, hari ini kita menceritakan tentang pengorbanan seorang ayah kepada anaknya dan betapa hebatnya seorang ayah dalam mendidik, dan membesarkan kita dari kecil hingga dewasa.
Ayah adalah seorang Pahlawan bagi Ku. Sosoknya yang tegas, dan dikenal pemarah, namun kasih sayangnya teramat luar biasa bagi Anak-anaknya.
Kita mengenal dengan istilah kata, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Setiap karakter dari kita sebagai anak tentunya mewarisi sifat orang tua kita. Dan setiap orang tua tentunya juga akan mengajarkan hal-hal yang baik kepada anaknya. Setiap anak pastilah merasakan kasih sayang yang luar biasa dari orang tuanya.
Ayah merupakan pemegang kendali atau pemegang kedaulatan dalam keluarga.
Ayah sebagai pemimpin keluarga yang dikenal dengan ketegasannya. Seakan tidak ada kompromi apabila kita melakukan kesalahan. Bahkan ketika kita salah tentunya akan dimarahi olehnya. Namun dismaping kemarahannya, tersimpan sikap yang amat mendalam.
Kasih sayang dari seorang ayah memang jarang sekali nampak, atau memang ayah tidak mau memperlihatkan itu kepada kita.
Sebenarnya seorang ayah, amatlah mengasihi kita. Disamping amarahnya, tersimpan nilai cinta dan kasih yang mendalam. Dalam amarah sang ayah, bukan tanpa alasan yang membabi buta. Namun ia ingin anak-anaknya tumbuh dalam ketegaran di saat menghadapi cobaan hidup.
Karena ia seorang ayah tahu bahwa hidup itu keras untuk dijalani. Banyak masalah dan problema silih berganti dalam kehidupan. Dan ayah telah merasakan pahit manis kehidupan. Dalam membangun keluarga banyak sekali seorang ayah membangun dari ketiadaan, atau berawal dari nol.
Namun karena kegigihannya, ia sanggup melewati keras, dan getir kehidupan.
Apabila dari kita dimarahi oleh ayah, janganlah menggurutu, mengumpat, atau mengatakan bahwa ayah itu bukan penyayang. Dari amarahnya, ayah ingin menunjukkan ketegasan. Dan ayah ingin suatu kedisplinan tertanam pada diri kita.
Kasih sayang seorang ayah memang tak sama dengan ibu.
Sosok ibu memang lebih dikenal dengan kelemah lembutan. Namun sang ayah lebih dikenal dengan ketegasan.
Ibu mungkin bisa jauh lebih nyata lembut dalam membesarkan kita. Namun ayah menunjukkan kasih sayang dengan cara yang berbeda.
Ketika masa kecil, saat kita belajar bersepeda roda dua, tentunya kita sering terjatuh. Reaksi seorang ibu biasanya, akan menyuruh kita untuk berhenti dan tidak melanjutkan bersepeda lagi. Memang bila kita melihat ini bisa dibilang ibu sosok yang penuh perhatian.
Namun beda dengan sikap ayah. Ketika ia tahu bahwa anaknya jatuh, ia akan segera menghampiri, dan coba membangunkan kita. Lalu kemudian ia meyakinkan anaknya, “tak ada terluka kan?, bangunlah, kita ulangi lagi latihan bersepedanya”. Dari sini bisa kita melihat bahwa ayah adalah sosok yang penuh perhatian.
Ayah tahu apabila anaknya sedang sakit karena terjatuh dari sepeda. Namun ia tetap berusaha meyakinkan anaknya bahwa kita bisa.
Ayah memberimu semangat dan ia mempercayaimu bahwa kamu bisa mengatasi masalah.
Ketika dalam bersedih, ayah tidak akan terlihat menangis. Semua disembunyikan oleh ayah, karena ayah tidak mau memperlihatkan kesedihannya pada kita.
Bahkan kita semua, pasti setuju, apabila seorang ayah tidak pernah memperlihatkan tangisannya pada Anak-anaknya.
Ketika ibu kita sedang mengomel, dan cerewet atau memarahi kita karena melakukan kesalahan, ayah justru malah diam. Karena ayah tahu bahwa kita sudah besar, tidak perlu banyak dimarahi.
Sayangi ayah kita selagi kita mampu melakukannya. Karena ayah adalah sosok pahlawan nyata dalam hidup.
Mulai saat ini jika sedang berdoa, doakan kedua orang tuamu, jangan hanya ibumu yang kau sebut dalam doa mu.
Namun ayahmu juga kau doakan. Karena sosoknya amatlah luar biasa.
Demikian, semoga tulisan ini bermanfaat..
Salam kompak komunitas Steemit Aceh-Indonesia
>>>FOLLOW ME: