Di Banda Aceh ada Car free Day.. Yeaayy
Tapi dulu juga pernah ada, trus off..Yahh
Itu percakapan absurd dengan seorang teman, di awal-awal ngeh kalau kota tempat saya berdomisili ada event Car Free Day.
Maklum lah ya, selama 3 tahun resmi jadi penduduk kota ini, saya g pernah tau event seperti Car Free Day ini beneran exists. Minggu lalu (pun) akhirnya meniatkan dengan seniat-niatnya kesana setelah si teman bilang, beli kaus kaki murah euy di cfd. Haha
Kalau ditanya kenapa malas ke cfd, ya memang cuna malas aja. Bahkan ketika dulu tinggal di jakarta, saya gak tergerak sedikitpun untuk ke cfd. Nah, sampai di Banda yang cuma tinggal ngesot dikit juga gak sedikitpun terfikir mengubah jalur sepedaan ke lokasi cfd.
Dan ternyata gak nyesal, minggu lalu bela-belain batalin agenda yang lain, demi bisa ngeliat langsung ada apa di sana sebenarnya.
So, emang ada apa?
B-a-n-y-a-k !
Yang jualan makanan dengan berbagai variasi bisa dilihat sejauh mata memandang. Dari makanan daerah sampe makanan dari negeri jiran juga ada. Yang jualan pakaian dan aksesoris gak mau kalah, gitu juga dengan yang kosmetik dan segala hal yang gak terbayang akan ada di sana, bisa ditemukan.
Tapi dari sekian banyak yang berseliweran di cfd, ada dua hal yang menarik perhatian saya selama di cfd pekan lalu. Yang pertama adalah keberadaan komunitas yang ikut meramaikan. Minggu lalu ada pasukan taekwondo (kalau g salah), kabarnya di minggu-minggu yang lain juga ada kelompok-kelompok dengan latar belakang lainnya ikut tampil di sini. Seru juga kali ya kalau ada yang main musik tapi ga berisik #ngharep.
Dan yang kedua, adanya perpustakaan mini. Sukaaaa kali-kali. Anak-anak yang suka baca, bisa langsung mengunjungi mobil perpustakaan ini. Dan terlihat juga, masyarakat cukup asik dengan bacaan mereka.
Ini kali pertama saya ke cfd. Masih ngerasa cfd tu asik dan seru. Semoga bertahan lama, terutama perpustakaan mininya hehe.
Kalian udah pernah main ke area cfd belum? Yuklah kapan-kapan kita main ke cfd lagi.