There is always a first time
Kalimat sederhana dari seorang teman, beberapa waktu lalu ketika saya harus berada di satu posisi yang paling tidak mengenakkan.
Selalu ada "pertama kali" katanya.
Pertama kali naik perahu ke pulau seberang, ketakutan tak menentu.
Pertama kali makan durian, duh..katanya bau.
Pertama kali melihat salju, girang tak menentu tanpa sadar pakai sepatu biasa lalu tersungkur dengan indahnya.
Pertama kali, langkah pertama menuju sesuatu yang baru.
"First scary time" , saya merespon kalimat si teman.
Ketakutan tak menentu karena tidak pasti apa yang akan ditemui di kemudian hari.
Ketakutan akan konsekuensi dari langkah pertama yang terlanjur menjadi langkah ke dua, ke tiga dan seterusnya.
Tapi siapa yang bisa menjamin hari esok akan lebih baik dari hari ini,
jika satu jam kemudian pelangi akan muncul dari balik awan.
Tak ada yang bisa menjaminnya.