Inilah di saat saya pergi ketempat kawan saya di salah satu di kampung halaman saya. Saya melihat dia sedang mempersiapkan pakan makanan untuk ayam ayam ternak nya.
Dan di saat saya melihat betapa luas kandang ayam nya dan saya belom pernah melihat kadang seluas tersebut.
Setiap hari dia dan asisten nya memberi pakan ayam dengan rajin, setiap hati ada 4 karung pakan yang di habiskan, dan di bagi menjadi tiga waktu yaitu, pagi, siang, dan malam
Bagi dia mencari rezeki dengan membudidayakan ayam potong sangat sangat lah bagus karena bisa untuk memperbanyak jumlah tujuannya yaitu bisa membantu keluarga nya atau jugak saudara.
Tapi tentu dana yang di keluarkan juga ngak sedikit. Dia memulai memelihara ayam ternak sejak umur yang masih tergolong muda dengan di modal yang di titip oleh ayah dan sekarang dia sudah bisa di katakan berhasil, berkat kandang ayam potong ini.
Maka dari itu poin terpenting janganlah merendahkan sesuatu yang tidak mungkin karena yang tampak tidak mungkin bisa jadi kemungkinan.