Dikalangan masyarakat beberapa puluh tahun lalu tepatnha setelah terjadinya DOM di Aceh (khususnya) sering terdengar istilah hantu kojet dan marahet ( istilah untuk penculik ). Kedua sebutan tersebut sering terdengar saat ada warga yang hilang tanpa jejak lebih-lebih yang hilang tersebut adalah anak kecil.
Mitos tersebut sering di kaitkan dengan sosok kucing yang berwarna hitam. Katanya kucing yang berwarna hitam adalah jelmaan orang jahat yang berubah menjadi hantu kojet. Ada juga rumor yang beredar bahwa hantu kojet suka mengintip perempuan mandi.
Yang paling sadis saat itu adalah apabila ada yang melihat kucing berbulu hitam maka harus dibunuh. Ini seolah manusia melarang kucing untuk beranak dengan bulu berwarna hitam.
Hampir segala penjuru terdengar mitos tersebut saat era 2000-an. Sangat disayangkan nasip kucing berwarna hitam saat itu, dia harus menerima perilaku yang tidak baik dari manusia.
Mitos merupakan sebuah cerita rakyat yang belum tentu teruji kebenarannya. Saya tidak memiliki bukti yang cukup tentang hal itu dalam artian saya tidak mempercayai mitos kucing hitam ini.
Namun semenjak perkembangannya teknologi dan kehidupan mitos tersebut seolah ditelan masa. Tidak pernah terdengar lagi dengan sebutan hantu kojet kepada kucing hitam.
Ini lebih baik dan semoga populasi kucing tidak terusik lagi karena mitos yang belum tentu benar.
Demikian sedikit tulisan saya. Apabila menarik dibawah telah tersedia lambang 🔼 (vote) dan mungkin anda bisa pura-pura menekan untuk saya 😄.
Terima kasih yang sangat banyak untuk anda semua.