Kebudayaan menandakan identitas dari satu daerah. Kebudayaan yang didalamnya terdapat keilmuan yang merepresentasikan pengetahuan, sosial kemasyarakatan dimasa lalu dan juga menyangkut keilmuan seperti kesenian dan kebiasaan masyarakatnya. Salah satu dari kebudayaan Aceh yang masih dapat kita melihatnya namun sudah jarang dipakai adalah dari peninggalan alat-alat keseharian masyarakat Aceh seperti yang sering kita sebut "Dalong", "Puan Ranup", dan berbagai jenis barang lainnya yang semakin langka dan tergolong antik
Peninggalan dari Kebudayaan Aceh ini, memperlihatkan kepada generasi sekarang bahwa rekam jejak sejarah membuktikan bahwa tingkat pengetahuan dan kesenian yang tersirat dari barang-barang tersebut sangatlah tergolong pengetahuan dan kesenian tinggi, dan mungkin pada saat ini barang-barang tersebut sudah mulai jarang dipakai dikarenakan biaya pembuatan dan bahan dasar yang mahal.
Tingkat kecerdasan dan pengetahuan dapat dilihat dari sebuah kebudayaan, dan bahkan dari gaya seni sebuah peninggalan kuno, terkadang dipengaruhi oleh pengaruh budaya lain, seperti gaya arsitektur dari menara mesjid dan dindingnya, semuanya mempunyai nilai dan makna tersendiri, yang semakin tinggi kebudayaan sebuah masyarakat dapat dipastikan bahwa mempunyai pengetahuan yang tinggi, seperti yang terlihat pada barang-barang antik peninggalan kerajaan Aceh seperti gelas dan lainnya.
Dan sebagai generasi muda kita harus mengetahui dan mampu untuk menceritakan rekam jejak sejarah bangsa kita, banyak hal dari kebudayaan yamg dapat kita manfaatkan dalam kehidupan, seperti pengetahuan dan budaya orang Aceh dalam arsitektur dalam membuat rumah dan sebagainya.
Sejarah bangsa khususnya Aceh harus dapat diketahui dan kita sendiri haris mengetahui rekam jejak sejarah sehingga, kita mengenal akan siapa kita sebenarnya