Sobat steemians
Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi cerita hari ini kepada steemians semuanya.
Hari ini tanggal 21 Desember 2017 tepatnya tadi siang sekitar pukul 14.30 telah terjadi aksi demo di depan Hotel Hermes Banda Aceh, yang dilakukan oleh organisasi gabungan dari FPI, Rabithah Thaliban Banda Aceh, KAMMI, dan lain-lain. Dalam aksi itu mereka meminta klarifukasi dan tanggung jawab kepada Genderal Manajer (GM) Hotel Hermes Palace terkait dugaan Kontes Waria yang terjadi di Hotel tersebut.
Kontes waria sangat bertentang dengan kode etik syariat Islam di Aceh. Aceh merupakan daerah istimewa yang memiliki Undang-undang Pemerintah Aceh (UUPA) dan telah berlaku Qanun Syariat Islam tahun 2006. Maka acara kontes waria merupakan bentuk pencemaran dan merusak syariat Islam.
Berikut photo aksi demo yang dilakukan oleh organisasi bmgabungan :
Photo aksi demo di depan pintu gerbang masuk hotel hermes
Ketua Rabithah Thaliban Banda Aceh dan Ketua FPI Aceh Besar berjalan di depan
Massa yang menghadiri aksi demo
Genderal Manajer Hotel Hermes dikawali polisi dari jajaran polresta Banda Aceh
Kondisi massa memadati lokasi
Ketua Rabithah Thaliban Banda Acwh dan Presiden mahasiswa UNMUHA Banda Aceh meberi orasi
Sobat steemians, Aceh dikenal sebagai daerah terkuat syariah Islam dan lemah lembut masyarakatnya. Orang Aceh sangat baik dan dermawan. Tetapi kalau agamanya diinjak, maka mereka akan berjuang mati-matian membelanya.
Penduduk non muslim di Aceh bisa hidup damai dan tenteram di bawah syariat Islam. Karena sesungguhnya syariat Islam untuk menjujung tinggi perintah Allah Yang Maha Kuasa dan melindungi hak asai manusia.
Banyak penduduk non muslim di Aceh hidup dalam keamanan. Mereka bisa melakukan aktivitas dan beriteraksi baik dengan penduduk muslim.
Ditegaskan, bahwa syariat Islam bukan untuk menganiaya dan membunuh orang, justru syariat Islam untuk menjaga dan melindungi hak-hak asasi manusia.
Demikian informasi yang dapat saya sharing malam ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Please upvote and follow me