Menggapai Cinta Allah Swt.
Allah Swt berfirman:
“Katakanlah: “Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik”. (QS. Yusuf [12] : 108)
Saudaraku, sesungguhnya kita memiliki tugas untuk berdakwah bagi setiap orang yang beriman kepada Allah Swt dan kepada Rasullulah Saw, mengajak orang untuk mendekatkan diri dengan Allah Swt, menunaikan amar ma’ruf nahi munkar, menjalankan perintahnya dan menjahui apa yang dilarang oleh Allah Swt.
Tidak bisa kita bersikap acuh pada kemungkaran, kita tidak boleh bersikap apatis kepada urusan dakwah, harus tergerak hati kita untuk melakukan dakwah dan menyampaikan sesuai dengan kapasitas masing-masing. tidak boleh kita bersikap apatis dengan urusan dakwah. Urusan dakwah bukan hanya urusan para ulama, para kyai, para ustad. Urusan dakwah adalah urusan orang-orang yang beriman kepada Allah Swt dan kepada nabi Muhammad Saw.
Bergabunglah, libatkan diri dalam gerakan dakwah, sumbangkan apa saja sesuai dengan kemmapuan kita. Yang bisa menopang dari sisi materi, topanglah, yang bisa berkhutbah, berkhutbahlah. Yang bisa memelihara kebersihan, lakukanlah. Yang bisa mengajar, mengajarlah. Apapun itu asalkan untuk dakwah islam maka lakukanlah.
Karena Allah Swt berfirman:
“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang sholeh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?” (QS. Fushilat [41] : 103)
Saudaraku, karena ilmu yang akan menjadi pupuk amal, maka giatkan diri dalam menimba ilmu. Rajinlah menimba ilmu dari para ulama yang pemahamannya lebih baik dari kita. Ilmu akan bermanfaat jika kita bisa mendakwahi diri pribadi, keluarga dan orang lain agar semakin dekat dengan Allah Swt.
Oleh: Teuku Muammar Rival
Referensi: Ceramah Abdullah Gymnastiar di YouTube
https://m.youtube.com/results?search_query=aa+gym