Beberapa waktu lalu aku kepikiran tentang pertigaan, tentang jalanan. Jalanan bagaimanapun keadaannya, memiliki sisi baik yaitu menjadi media interaksi banyak orang. Wasilah memperoleh pendapatan. Benda mati bisa memiliki peran sebesar itu, lalu bagaimana denganku yang hidup ini?
Tidak boleh kalah oleh jalanan, pertigaan. Ini sebagai stimulus agar kita mau mengambil peran, menjadi manfaat sebesar-besarnya untuk orang lain. Kalau pertigaan saja bisa menjadi sebab orang berpenghasilan lima jutaan sebulan, apakah kita akan kalah dengannya? Tentu kita tidak kalah. Kita pasti bisa.
Ini target, cita-cita yang harus dinyatakan. Tentu untuk ke sana membutuhkan waktu, yang mungkin tidak sebentar. Tapi perjalanan harus dilakukan demi sebuah tujuan. Setiap kaki yang terus melangkah pasti sampai. No metter how far, no metter how the time.
Tapi bukan berarti peran lain tidak hebat. Setiap peran baik adalah hebat. Dalam setiap peran masing-masing itu kita berinteraksi, saling berkolaborasi, saling bahu membahu menyemai kebaikan, memupuk bunga keindahan. Mari kita berlomba-lomba untuk menjadi baik. Kita tidak boleh kalah oleh jalanan, pertigaan.
Tetap melangkah, salam dari tepi jalan.