Bagi penggiat internet dan dunia maya, keperluan akan peralatan yang mendukung kecepatan kerja mutlak diperlukan, salah satu alat yang digunakan adalah Laptop. Seiring berkembangnya zaman dan kemajuan teknologi nano yang semakin hari semakin cepat, perkempangan perangkat lunak dan perangkat keras pun ikut berganti dengan cepat, sehingga menyebabkan Laptop lama dengan spesifikasi yang rendah cenderung tidak digunakan lagi karena alasan kecepatan.
Biasanya, Laptop lama dengan spek yang rendah seringkali disimpan ataupun dibuang. Sebagai pengguna Linux, tentu saja hal ini bisa diakali dengan tetap menggunakan Laptop lama dengan menggunakan beberapa Distro Linux yang memang cocok untuk Laptop lama dengan spek yang rendah, diantaranya adalah;
BlankOn
Distro ini merupakan distro Linux buatan anak negeri, asli buatan Indonesia. Pada saat tulisan ini dibuat, sudah rilis ke sebelas dengan codename ULUWATU. Untuk nyaman menggunakan BlankOn linux ini, perangkat keras minimal yang diperlukan adalah CPU 1.6 GHz, RAM 2 GB, Hard diks 15 GB dan VGA Onboard 256 MB.
Pengguna bisa menggunakan BlankOn linux baik untuk keperluan perkantoran maupuan untu berselancar di dunia maya, semua aplikasi yang diperlukan untuk keperluan sehari-sehari telah dipaketkan sedemikian rupa ke dalam distro Linux yang satu ini.
Lubuntu
Distro turunan dari Ubuntu merupakan distro Linux yang cepat dan ringan antar muka yang bersih dan mudah digunakan. Menggunakan dekstop LXDE dan aplikasi-aplikasi yang ringan di dalamnya. Lubuntu memerlukan spesifikasi hardware yang juga rendah.
Pertama sekali dibuat oleh Mario Behling dan dikembangkan selama bertahun-tahun oleh Julien Lavergne, Distor Linux yang satu ini juga sangat cocok untuk dipasang pada Laptop lama dengan spek yang rendah.
Linux Mint
Distro ini dirancang dengan tujuan memciptakan sistem operasi yang modern, elegan serta nyama untuk digunakan. Di samping itu, distro ini juga dirancang untuk memudahkan end user dalam menggunakannya.
Juga merupakan salah satu distro Linux yang populer yang digunakan oleh jutaan orang. Didukung penggunaan Multimedia yang mudah, bebas dan bersifat open source.
Distro ini dibangun dan dikompilasi sedemikian rupa dari distro Debian dan Linux yang menitik beratkan pada pendekatan konservatif dalam melakukan pembaharuan perangkat lunak. Distro ini layak dicoba, karena didukung oleh komunitas yang tersebar luas dan mumpuni.
Kesimpulan
Demikianlah tiga distro Linux yang dapat digunakan pada Laptop jadul (jaman dulu) sehingga dapat membantu dalam melakukan aktivitas sehari-hari baik dalam bentuk aplikasi perkantoran ataupun aplikasi berselencar di dunia maya.