Ketika cinta akan datang,hatiku begitu bingung dan bimbang.
Yang putih cintaku,tak seputih mengasihimu.
Suatu saat aku dan kamu akan bersatu.
Diwaktu yang, ditempat yang sama.
Tuhan, mengapa wajahnya selalu hadir dalam setiap mimpiku?
Aneh, mengapa aku begitu sulit untuk melupakan wajahnya.
Tuhan, apakah ini yang dinamakan cinta?
Setiap nafasku selalu ada cinta untuknya.
Hanya kalimat diatas yang aku kirimkan padanya via surat dengan tujuan supaya dia berfikir untuk mengartikan kalimat diatas. Ternyata tulisan yang saya kirimkan mempunyai daya tarik bagi dia untuk bisa lebih mengenal diriku lebih dekat hehehehe.
Melalui proses pendekatan dan perkenalan yang terbilang singkat, Alhamdulillah akhirnya kita bisa bersatu dipelaminan pada tanggal 30 mei 2015.
Tepat sekali sesuai kalimat yang saya tulis diatas "suatu saat aku dan kamu akan bersatu. Diwaktu yang, ditempat yang sama".
Mungkinkah ini yang dinamakan jodoh?
Ternyata jodoh tidak kemana hehehe.
Brebes, 6 Juni 2018