I do not think any lover would have made her lover cry over and over again, waiting many times, and hoping for it again and again. It's there, and it's you.
Kupikir, tak ada kekasih mana pun yang tega membuat kekasihnya menangis berkali-kali, menanti berkali-kali, dan berharap berkali-kali. Ternyata ada, dan itu kamu.
You are always shrieking longing, and my ears are buzzing because of it. You always light a candle, then let me watch it go out slowly. Until his body disappeared without a trace. After being eaten illusion and heartbreak.
Kamu yang selalu memekikkan rindu, dan kupingku berdengung-dengung karena itu. Kamu yang selalu menyalakan lilin, lalu membiarkan aku menyaksikannya padam perlahan-lahan. Hingga jasadnya hilang tanpa bekas. Habis dimakan ilusi dan sakit hati.
I think it's time to stop blaming fate. Why blame the wind for the immobility of the leaves that are unmoved?
Kurasa sudah saatnya untuk berhenti menyalahkan takdir. Mangapa harus menyalahkan angin atas kebebalan daun-daun yang bergeming?