Seorang kekasih ....
Aku merindukan seorang kekasih, yang seperti dulu, selalu mampu memberi kenyamanan, bahkan keindahan dalam setiap waktuku.
Kenapa?
Kenapa hingga saat ini aku selalu ragu untuk memilih seorang kekasih. Menurutku, ada yang hilang. Rasa, rasa yang dulu bisa saja hadir setiap saat.
Wanita.
Hingga saat ini, aku sulit mencari kesalahan dalam pikiranku. Mengapa aku begitu banyak pertimbangan dan menanti-nanti ketidakpastian. Wanita seperti apa yang aku cari? Entahlah, aku sendiri bingung.
Pergeseran selera.
Ya, semakin beranjak usia, bertambah pengalaman dan reaksi pemikiran, selera menjadi berubah total. Ini semakin sulit, bahkan membingungkan.
Pasrah dan tawakal.
Apa layak seorang pria hanya pasrah dan tawakal. Menunggu saja orang, waktu, saat yang pas dengan takdir Tuhan sampai dipertemukan?
Entahlah. Hancurkan saja renungan sore ini dalam tulisan. Bila rindu datang lagi, kau cukup bernyanyi dan burung akan menyamai suraumu.
Garut, 7 Mei 2018