* ENGLISH. *
"The longest river after the Nile is my longing for you."
That is the expression of a lover who loves something.Unkapan when we review it in terms of logic is very unlikely.Memanda love paralyze logic. Do not ever confess love if not able to do things outside of logic.Bahkan ever had the lyrics of the song. "Love is killing me" .
Do not imagine the love is only limited to the couple, because love can not be defined simply. Compassion depends on who loves and the person he loves.
In teenagers when mentioned the word love immediately imagine to the person who admired her life partner. This is normal and normal, because it is normal for teenagers.
Actually there are many stories created by love, there is a story between Lela and majnun and the story of Romeo and juliet the second story almost everyone knows how terrible love. Jalaluddin Rumi captures the power of love in his novels Mamo and zen.
The longing that love creates, how deep and strong the love is as deep and as strong as its longing. Kareena sangking longs in waiting so he menamsilkan longs like the longest river, because long waiting for the beloved.
*INDONESIA*
“Sungai terpanjang setelah sungai Nil adalah rasa rinduku padamu.”
Itulah ungkapan seorang pencinta yang cinta kepada sesuatu.Ungkapan itu bila kita tinjau dari segi logika sungguh sangat mustahil.Memang cinta melumpuhkan logika.Jangan pernah mengaku cinta bila tidak tidak mampu berbuat hal-hal diluar logika.Bahkan ada lirik lagu “Cinta ini membunuhku”.
Jangan membayang cinta hanya sebatas pada pasangan hidup saja,karna cinta tidak bisa didefesinisikan dengan sederhana.Arti cinta tergantung orang yang mencintai dan kepada siapa yang ia mencintai.
Dikalangan remaja bila disebutkan kata cinta langsung terbayang kepada seorang yang ia kagumi untuk dijadikan pasangan hidupnya.Itu wajar dan lumrah,karna itu adalah sifat normal bagi remaja.
Bahwkan ada banyak kisah tercipta karena cinta,ada kisah antara Lela dan majnun dan kisah Romeo dan juliet yang kedua kisah tersebut hampir semua orang tau betapa dahsyat cinta.Jalaluddin Rumi mengabadikan kekuatan cinta dalam novelnya Mamo dan zen.
Rindu itulah tercipta karena cinta,seberapa dalam dan kuatnya cinta sedalam dan sekuat itulah rasa rindu itu hadir.Karena sangking rindunya dalam penantian sehingga ia menamsilkan rindu ibarat sungai yang terpanjang,karena panjangnya penantiannya terhadap yang dicintainya.