Manusia itu makhluk yang mencari makna. Mereka menemukan arti dan makna hidupnya dalam pengalaman dan peristiwa sehari-hari. Di dalamnya Tuhan terus-menerus melakukan karya-Nya dan membuat setiap hidup sarat dengan makna.
Orang-orang yang sangat sibuk bekerja sering tidak mempunyai waktu cukup untuk melihat dan merenungkan pengalaman dan tujuan hidupnya. Hidup mereka terasa kosong, kesepian, membosankan dan membingungkan.
Dalam jaman yang bergerak sangat cepat di tengah arus revolusi teknologi informasi ini orang justru perlu memandang dengan tenang semua kejadian di dalam diri dan sekitarnya. Di sana orang bisa menemukan makna hidup yang mendalam dan menyapa.
Menarik juga mengumpulkan pengalaman-pengalaman hidup dalam suatu buku MUTIARA KEHIDUPAN. Di samping menjadi sarana merefleksi diri, juga dapat menggunakannya sebagai wahana berbagi pengalaman hidup kepada sesama. Ternyata, semakin berbagi orang semakin diperkaya. Hidup yang begitu kaya tidak akan berkurang atau habis ketika dibagikan.
Nasihat ini benar:”If we have no peace, it is because we have forgotten that we belong to each other.” (Mother Teresa)
MoBert220418