How many Steemians in Indonesia still remember the songs of Biru Langit? Perhaps it can still be counted on the fingers. This was a popular band in the 1980s with some hit songs like Luka, Segelas Anggur, and Terlampau Jauh. I often hear this song when played at Sonya Manis Radio station in Bireuen, Aceh (Indonesia). Until now, the three songs are still fresh in memory.
Biru Langit (sky blue in English) is a progressive pop music group formed by Nuris Iskandar who has fallen awake with a number of bands before. The band replaced personnel, mainly female personnel from Irma Kirana to Lina Alia, even then not using female vocalists. The flow of their music is often changed. Some songs that hit ethnic and reggae (source: Wikipedia).
For Steemians who have never heard the song Biru Langit, below are two famous songs of his time.
or a song Segelas Anggur whose tone is like hearing music from another planet.
These two songs were not heard on our way from Lhokseumawe to Sigli, the capital of Pidie District, Aceh, Sunday, March 18, 2018 to attend 1St Meetup "Meusaboh" Indonesian Steemit Community (KSI) Chapter Pidie. The melodious song was just humming in my heart along the way, on the sidelines of the conversation ,
,
, and
. The last two names are the Chairman and members of KSI Chapter Aceh Timur. While
is a lecturer at Malikussaleh University and member of KSI Chapter Bireuen.
Group Biru Langit again resonates loudly in memory when Chairman of KSI Chapter Pidie, invites us to follow 1st Meetup which takes place at Biru Langit (Blue Sky) cafe which is located in Sigli beachfront, Pidie, Aceh, Sunday (18/3/2018). When we got there, the sky was blue which had an effect on the small wavy sea water. The location is somewhat hard to find for the unfamiliar, so we and the game curator
with KSI Chapter Langsa entourage came a few minutes late.
However, the delay did not diminish the substance of the show because we were already in the location when was opening the event to let me and
join the two curators
and
to the stage. There are also two candidates Steem Ambassador
and
, and
.
Creator controls in Steemit
's presentation of blockchain technology is alluring. He invited Pidie and other young Indonesians to study blockchain, one of them by joining Steemit, which provides advantages, among others, in the form of cryptocurrency currency; Steem and Steem Dollar. Unlike the benefits of other blogs that are determined under Google's authority, for example, in Steemit a creator can control revenue through quality and community networks. "This is where the importance of community and meetup,"
said.
Chairman of KSI Chapter Bireuen, , like a great orator wins the spirit of togetherness among community members. He mentioned, the implementation of meetup that took place on the beach should inspire all the Steemians. "In the vast ocean, there are plankton, minnow, dolphin, and whale. All of us present here must fight to become the whale,"
said in a loud voice beating the waves on the beach Sigli.
While remind Steemians not to complain much about the condition of SBD and Steem lately.
recall the difficult times that ever experienced Steemians first, where each post does not get a reward at all or reward is very small compared now.
SBD down, the opportunity to invest
Responding to low SBD and Steem prices, in 1St Meetup "Meusaboh" KSI Pidie, I invite all Steemians to use the opportunity to invest by buying Steem and SBD either through some digital markets or directly to Steemians who sell them. By buying Steem or SBD when the price drops, there is a chance of getting a big profit when the price goes up later. Moreover, prices ranging from Rp27,000 per SBD are much better than in mid-2017 at Rp13,000 per SBD.
SBD down do not make the spirit in Steemit also down because when it rises later, we can not enjoy the benefits because there are no posts. If you are too busy with other work, one day one quality post is adequate.
For those who are just starting out, investments are made by utilizing the market in Steemit accounts and not injecting large amounts of funds because the risks are very high. Better to invest on a small scale within the range of risk that can be held if you lose.
After the meetup, the boards in each chapter need to create a member empowerment program. The community must walk with positive activities. Do not let the momentum meetup go by without any activities that benefit all members.
Beware! Hacker Stalking Your Account
My other message in 1St Meetup "Meusaboh" KSI Pidie is that all Steemians are careful to keep the account because many hackers lurk, In various ways, hackers try to break into accounts and drain the existing Steem and SBD. In fact, accounts that already have a high reputation value to be lost due to the actions of hackers. The victim has a lot.
Some victims told me to be wary of the use of third-party applications that are not clear because it can be used for purposes that are not good. In addition, the mode used is to send a link in the comment space in the post. At a glance, the comments and links are so sweet and convincing that it makes us believe. But when clicked, Steemit account immediately changed hands. Hence, it should not follow an obscure link.
Victims are advised to announce the case either through the posting of other Steemians' companions or in the discussion group to avoid further casualties. In some cases, offenders often use their victim's account to get more victims.
The failed BMW
After the meetup finished, the participants were treated to boh manok weng (BMW). This is a chicken egg with black coffee. In addition, there is also a famous Pidie lemang delicious. BMW and lemang alloy is perfect to enjoy while watching the sunset.
Unfortunately, we are close to the location, had to reverse direction because gasoline car is up. We were worried that we could not get a gas station there and make trouble when we went back to Lhokseumawe. The distance between the meetup location and the BMW location is about 15 kilometers.
Despite failing to enjoy BMW, we are excited that the atmosphere of togetherness and the power of KSI is still maintained in the 1st Meetup of KSI Pidie. Thank you for and team who have to hold a meetup. Hopefully, the member's empowerment program can run smoothly.[]
Meetup “Meusaboh” KSI Pidie: Kekuatan di Tengah Kelemahan
Berapa banyak Steemians di Indonesia yang masih mengingat lagu-lagu Biru Langit? Barangkali masih bisa dihitung dengan jari. Ini adalah grup band yang popular di tahun 1980-an dengan beberapa lagu yang hit seperti Luka, Segelas Anggur, dan Terlampau Jauh. Saya sering mendengar lagu ini ketika diputar di stasiun Radio Sonya Manis di Bireuen, Aceh. Sampai sekarang, ketiga lagu itu masih segar dalam ingatan saya.
Biru Langit adalah grup musik beraliran pop progresif yang dibentuk Nuris Iskandar yang sudah jatuh bangun dengan sejumlah grup band sebelumnya. Band ini beberapa menggantikan personel, terutama personel perempuan dari Irma Kirana ke Lina Alia, bahkan kemudian tidak menggunakan vokalis perempuan. Aliran musik mereka pun sering berubah. Beberapa lagu yang hit beraliran etnik dan reggae (sumber: Wikipedia).
Bagi Steemians yang belum pernah mendengar lagu Biru Langit, di bawah ini ada dua lagu yang terkenal pada masanya. Kedua lagu di bawah ini saya ambil dari YouTube.
atau lagu Segelas Anggur yang nadanya seperti mendengar musik dari planet lain.
Kedua lagu ini tidak terdengar dalam perjalanan kami dari Lhokseumawe menuju Sigli, ibu kota Kabupaten Pidie, Aceh, Minggu 18 Maret 2018 untuk menghadiri 1St Meetup “Meusaboh” Komunitas Steemit Indonesia (KSI) Chapter Pidie. Lagu merdu itu hanya bersenandung dalam hati saya di sepanjang perjalanan, di sela-sela percakapan ,
,
, dan
. Dua nama terakhir adalah Ketua dan anggota KSI Chapter Aceh Timur. Sedangkan
adalah dosen Universitas Malikussaleh sekaligus anggota KSI Chapter Bireuen.
Grup Biru Langit kembali bergaung keras dalam memori ketika Ketua KSI Chapter Pidie, mengundang kami mengikuti 1St Meetup yang berlangsung di kafe Biru Langit yang terletak persis di tepi pantai Sigli, Pidie, Aceh, Minggu (18/3/2018). Saat kami tiba di sana, langit memang biru yang berpengaruh terhadap air laut yang berombak kecil. Lokasinya agak sulit ditemukan bagi yang belum terbiasa, sehingga kami dan kurator game
bersama rombongan KSI Chapter Langsa terlambat hadir beberapa menit.
Namun, keterlambatan itu tidak mengurangi substansi acara sebab kami sudah di lokasi ketika sedang membuka acara untuk mempersilakan saya dan
bergabung dengan dua kurator
dan
ke panggung. Di sana juga sudah ada dua calon Steem Ambassador
dan
, serta
.
Kendali kreator di Steemit
Paparan tentang teknologi blockchain sungguh memikat. Dia mengajak anak muda Pidie dan anak muda Indonesia lainnya untuk mempelajari blockchain, salah satunya dengan bergabung dengan Steemit yang memberi keuntungan antara lain dalam bentuk mata uang cryptocurrency; Steem dan Steem Dollar. Berbeda dengan keuntungan di blog lainnya yang ditentukan di bawah otoritas Google, misalnya, di Steemit seorang kreator bisa mengendalikan penghasilan melalui kualitas dan jaringan komunitas. “Di sinilah pentingnya komunitas dan meetup,” ujar
.
Ketua KSI Chapter Bireuen, , bak seorang orator ulung mengobarkan semangat kebersamaan sesama anggota komunitas. Dia menyebutkan, pelaksanaan meetup yang berlangsung di tepi pantai seharusnya menginspirasi semua Steemians. “Di samudra luas, terdapat planton, minnow, dolphin, dan whale. Kita semua yang hadir di sini harus berjuang untuk menjadi whale,” tegas
dengan suara keras mengalahkan deburan ombak di pantai Sigli.
Sedangkan mengingatkan Steemians untuk tidak banyak mengeluh dengan kondisi SBD dan Steem belakangan ini.
mengingatkan kembali masa-masa sulit yang pernah dialami Steemians dulu, di mana setiap postingan tidak mendapatkan reward sama sekali atau reward sangat kecil dibanding sekarang.
SBD turun, kesempatan berinvestasi
Menyikapi harga SBD dan Steem yang rendah, dalam 1St Meetup “Meusaboh” KSI Pidie, saya mengajak seluruh Steemians untuk menggunakan kesempatan berinvestasi dengan membeli Steem dan SBD baik melalui beberapa pasar digital atau langsung kepada Steemians yang menjualnya. Dengan membeli Steem atau SBD ketika harga turun, ada kesempatan mendapatkan profit besar saat harga naik nanti. Apalagi, harga yang berkisar pada Rp27.000 per SBD masih jauh lebih baik dibandingkan dengan pada pertengahan 2017 silam pada posisi Rp13.000 per SBD.
SBD turun jangan sampai membuat semangat di Steemit juga turun sebab ketika naik nanti, kita tidak bisa menikmati keuntungannya karena tidak ada postingan. Kalau terlalu sibuk dengan pekerjaan lain, satu hari satu postingan berkualitas sudah memadai.
Bagi yang baru memulai, investasi dilakukan dengan memanfaatkan market di akun Steemit dan tidak melakukan injeksi dana dalam jumlah besar karena risikonya sangat tinggi. Lebih baik berinvestasi dalam skala kecil yang berada dalam jangkauan risiko yang mampu ditahan kalau mengalami kerugian.
Setelah meetup, pengurus di setiap chapter perlu membuat program pemberdayaan anggota. Komunitas harus berjalan dengan kegiatan positif. Jangan sampai momentum meetup berlalu begitu saja tanpa kegiatan yang bermanfaat bagi semua anggota.
Awas! Hacker Mengintai Akun Anda
Pesan saya yang lain dalam 1St Meetup “Meusaboh” KSI Pidie adalah agar seluruh Steemians berhati-hati menjaga akun sebab banyak hackers mengintai, Dengan berbagai cara, hackers berusaha membobol akun dan menguras Steem dan SBD yang ada. Bahkan, akun yang sudah memiliki nilai reputasi tinggi menjadi hilang akibat perbuatan hackers. Korbannya sudah banyak.
Beberapa korban bercerita kepada saya agar mewaspadai penggunaan aplikasi pihak ketiga yang tidak jelas, sebab bisa dimanfaatkan untuk tujuan tidak baik. Selain itu, modus yang digunakan adalah dengan mengirimkan link dalam ruang komentar di postingan. Sepintas, komentar dan link tersebut sangat manis dan meyakinkan sehingga membuat kita percaya. Tapi ketika di-klik, akun Steemit langsung berpindah tangan. Makanya, sebaiknya tidak mengikuti tautan yang tidak jelas.
Para korban disarankan untuk mengumumkan kasus yang dialaminya baik melalui postingan sahabat Steemians yang lain atau di grup diskusi untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak. Dalam beberapa kasus, pelaku sering menggunakan akun milik korbannya untuk mendapatkan korban lain yang lebih banyak.
BMW yang gagal
Setelah meetup selesai, para peserta disuguhi boh manok weng (BMW). Ini adalah telur ayam kampung yang dikocok dengan kopi. Selain itu, juga ada lemang Pidie yang terkenal lezat. Paduan BMW dan lemang sangat cocok dinikmati sambil melihat matahari tenggelam.
Sayangnya, kami yang sudah dekat dengan lokasi, harus berbalik arah karena bensin mobil sudah habis. Kami khawatir tidak bisa mendapatkan pom bensin di sana dan membuat masalah saat mau kembali ke Lhokseumawe. Jarak antara lokasi meetup dengan lokasi BMW sekitar 15 kilometer.
Meski gagal menikmati BMW, kami sangat gembira bahwa suasana kebersamaan dan kekuatan KSI masih terjaga dalam 1St Meetup KSI Pidie. Terima kasih buat dan kawan-kawan yang sudah bersusah-payah menggelar meetup. Semoga program pemberdayaan anggota bisa berjalan lancar.[]