Malam itu kami menuntaskan malam dengan secangkir peradaban bersama salah satu tamu penting dari Bagian paling Utara Indonesia beliau adalah dr Purnama SpOG.
Dua hari sebelum dan pasca meet up ada banyak sekali tulisan yg mengabadikan momen silaturahmi dengan Bang Pur, pangilan beliau. Sepertinya semua memang semangat menyambut kehadiran beliau, cek saja tulisan yang diposting oleh para steemian dalam dan atau luar KSI Chapter Jakarta.
Sekarang sudah lewat beberapa hari, semoga bukan hanya tinggal kenangan dan tulisan saja, ada banyak hal lain yang sebaiknya patut terus diingat. Contohnya saja tentang Bang Pur sendiri, yang saya pikir patut dibedah saat ini, adalah
Saya, Bang Pur, dan KSI Jarkarta.
Seminggu sebelum acara ini, saya di ingatkan melalui pesan digital oleh kak bahwa KSI chapter Jakarta akan mengadakan acara meet up steemit atau ngopi bareng bersama dr purnama (nama yg tidak asing di telinga saya). Bak gayung bersambut tiga hari setelahnya saya ditelepon oleh bang Pur untuk ikut menghadiri acara KSI JAKARTA. Saat itu saya belum menjadi anggota steemit, jadi saya anggap saja niat baik Bang Pur itu sebagai petuah senior. Kebetulan Bang Pur adalah senior saya di KMPAN. "Inti percakapanya, beliau hanya singgah sebentar di Jakarta dari Banjarmasin dan diberi kesempatan oleh kawan kawan Jakarta sebagai pemateri diskusi di acara meetup steemian Jakarta. Sebelum pertemuan malam itu, di gedung mahkamah konstitusi kami sempat berjumpa beberapa bulan yang lalu, saling berdiskusi tentang banyak hal, salah satunya tentang steemit. Saat itu, beliau menyampaikan akan menghadiri acara pertemuan Nasional yg diadakan di Bandung, dan acara itu berjalan dengan meriah dan megah. Dan selamat sukses untuk acaranya dijakarta juga.
Siapa Sebenarnya pria bernama ?
dokter, politisi, pengusaha, atau apa ya?
Mungkin google ada lah jalan keluarnya, Kali ini Google sama saya sama sama sepakat ya (ketik namanya di google)
Jika kita perhatikan pengalamannya kerjanya tidak dipungkiri bahwa beliau adalah seorang dokter, tapi menurut saya beliau bukan dokter yg biasanya, beliau adalah seorang dokter yg mendedikasikan pengabdian (semua kita juga pengabdi) melalaui perjuangan politik.
Jujur, malam itu saya baru tahu bahwa beliau dokter, saya kira dulu bg purnama ini bergelar doktor "orang yg sudah menyelesaikan program S3". Mungkin selama ini saya mengenal sebagai beliau sebagai senior dan ppraktisi politik (saat itu kami belum kenal secara lahiriyah). Yang saya tahu, beliau pernah mencalonkan diri sebagai wakil Bupati Bireuen. Dalam Pilkada serentak tahun 2017 lalu, beliau berpasangan dengan Tu Sop, tapi sayang. Tentu saja mereka yang menaruh harapan padanya akan sedih, itulah demokrasi. Tapi malam ini, pengabdian itu sangat lah luas dan ikhlas, yg harus kita lakukan adalah terus bergerak u bisa menemukan jalan menuju pengabdian ini. Pertemuan malam itu di Jakarta adalah bagian kecil dari pengabdiannya kepada orang banyak.
Jawaban yang Belum ditanyakan
Berbicara dengan Bang Pur ibarat sedang kuliah. Ada banyak pelajaran menarik dari pengalaman beliau, baik sebagai orang dalam pergerakan (politisi) atau sebagai seorang seniman kehidupan (dokter). Dalam diskusi singkat ini beberapa pesan beliau kepada para penunggu KSI Chapter Jakarta diantaranya (yang saya ingat):
- Membangun kepercayaan
- Jangan berorientasi pada vote atau uang
- Membantu kawan kawan steemit yg dibawah rata rata
- Membuka lapangan kerja
- Menyatukan pikiran
- Jaga persatuan
- Jangan sampai follower menjadi hatter
- Perbesar komunitas sendiri
- Posting posting posting
10.Tidak boleh plagiat
11.Jangan pernah minta vote.
Kali ini, (dalam hati) saya timbul pertanyaan sederhana, " Mengapa kita harus menyatukan tujuan dan tetap merajut silaturahmi sesama Steemit yang memiliki perbedaan keyakinan, ilmu, kota, ras budaya dan agama?" . Saya menunggu dengan takzim (mohon jawaban bang Pur ya). Jika Saya tanyakan saat itu, saya yakin Pasti beliau akan menjawab: "Kita lupakan saja perbedaan itu, mari kita sama-sama saling membesarkan dan tetap menulis, post, dan jangan meminta vote". Hingga pada kesimpulan pun beliau menyampaikan bagaimana seharusnya kita menghadapi dan mengambil peluang menjadi investor dan menguntungkan di Steemit ini. Semoga ilmunya diberkahi Ilahi.
Hukum terbalik dalam silaturahmi : Antara Yang penting dan "kurang" penting
Ini yg penting ; semua sepakat bahwa ujian terbesar para steemian bagaimana menjadikan steemit lahan invest yang menjanjikan.
Yg kurang penting : entah bagaimana saya bisa juga bertemu dengan kawan kawan KSI jakarta. Barangkali sebuah kemewahan bisa meet up bersama KSI chapter JAKARTA yg saya kira tetap akan berkarya dan setia bekerja di jalur yg diyakininya dan berguna untuk dirinya dan orang banyak.
Bang (berbaju tunggang) pimpinan KSI Jakarta, orang pertama yg saya jabat tangan, yg pernah tinggal di Pamulang dibelakang kampus umpam dengan alasan murah padahal banyak mahasiswi berkeliaran, selamat ber sibuk ketua
Bang Moreng mantan seniman yg juga perindu kopi, slogan beliau itu selalu saya ingat dan tambahkan "Semua boleh kau rampas, asal tidak secangkir peradaban dalam gengaman perempuan ini.
Kak (yg berkerudung abu) seorang consultants media yang tetap meneruskan kegemarannya menganggu tidur nyenyak sebagian orang, tetap menulis sembari menyelamatkan diri dari apa yg tidak pantas dirinya cintai.
Penulis novel itu (lupa namanya), gadis yang menggoyang mental lelaki (khusus anak muda) kalau mereka sudah tertinggal jauh dari kaumnya dalam hal apapun.
Bang bekas play boy pada masa mudanya, suksesor event organizer, sekaligus pengusaha muda yang di steemit mendeklarasikan diri sebagai komentator ....(istilah nya lupa saya).
lalu ada kak yuni (yg menganggu hp), seorang auditor pajak, yg tampaknya masih fasih berbicara bagaimana menbayar menghadapi orang akuntan ,beliau juga sering merampungkan perjalanan sebagai traveler sejati.
Dan sang moderator bang yg luar biasa keren memandu dan memastikan berjalan nya diskusi, bayangkan saja 12 halaman bisa beliau rangkum dalam diskusi itu, salam hebat bang. Semoga Abang itu hebat juga dalam memandu dan merangkum jiwa perempuan nya.
salam bahagia bang 😊
Malam itu saya juga bertemu semua kawan kawan lainnya.
Saya bersyukur mereka sehat , serta semangat, dan semoga KSI chapter Jakarta akan menjadi jantung nya KSI di segala penjuru indonesia.
Well, dalam teks selalu ada virus yang disebarkan sejak awal yang ada sebelumperakitan tekstual dan intitusional.
Oleh karena itu, Secangkir kopi akan selalu tandas dalam sekejap,tapi silaturahmi makin dijalin makin menjadi.
Sampai jumpa kembali, Tetap jaga kesehatan, masih banyak yg harus kita lakukan bersama sama
Selatan, 12 April 2018
Salam takzem
Andsatria