Hai sahabat steemian
Kita sebagai manusia jika terus mengikuti perkataan nafsu,
Kita tidak akan pernah bisa menjadi manusia yang sempurna dimata Sang Pencipta.
Karena selalu menuruti perkataan nafsu adalah kelelmahan untuk hidup hidup yang kita jalani,
Karena selalu bersabar dan bersyukur merasa tidak pernah cukup dengan apa yang diberikan-Nya.
Apa yang kita dapat tidak pernah merasa puas, dan selalu memikirkan yang lebih untuj melebihi batas kemampuan hidup kita,
Padahal, jika kita bisa sedikit saja membuka hati dan nurani kita selama ini, betapa ruginya kita karena telah terlena dengan kebahagiaan yang Allah ujikan kepada kita,
Dan kita akanselalu bermain dengan semua perasaan kita ketika datang kelelahan atas apa yang telah diuji, walaupun itu hanya ujian duka yang menjadi cobaan pahitnya hidup kita,
Seakan-akan dunia ini tidak lagi memihak kepada kita,
Seolah-olah Tuhan telah salah memberikan cobaan pada kita.
Ini pemikiran manusia yang berhati sempit dan selalu mengikuti nafsu,
Yang hidupnya tidak akan pernah bisa merasakan indahnya kebahagiaan iman dengan ketawakalannya kepada Tuhan.
Dia tidak akan pernah bisa bahagia ketika hidup di dunia,
Dan sudah pasti dia akan lebih susah lagi ketika dia sudah kembali ke alam yang kekal nantinya.
Semua pilihan ada padamu, jika engkau terus mengikuti nafsumu, jangan pernah berharap engkau bisa tenang di dalam kuburmu, karena penyesalan yang kamu perbuat akan tetap bersamamu.
Apakah itu karna nafsu,?
Iya, itu semua hanya karena kamu selalu ikuti nafsumu.